Kriminal

Dua Residivis Pencurian Ditangkap, Satu Buron


BKM/JULDAM RESIDIVIS -- Kapolsek Wajo dan Paur Humas Polres Pelabuhan Makassar memberikan keterangan terkait penangkapan tersangka pencurian di wilayah hukum Polsek Wajo.

MAKASSAR, BKM — Dua residivis jambret di wilayah hukum Polresta Pelabuhan Makassar dan Polsek Wajo, bernama Bagas, warga Jalan Pelita, dan Arman, warga Maros, ditangkap anggota Polsek Wajo. Tersangka Bagas dibekuk di rumahnya dan Arman di tempat parkir Trans Studio Mall, Jalan Metro Tanjung Bunga. Sedangkan satu orang tersangka lainnya bernisial HM, masih buron.
Kapolsek Wajo, Kompol Pol Yon Max didampingi Paur Humas Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Tumiar, saat melakukan press release di Mapolsek Wajo, Kamis (12/3), mengemukakan, kedua residivis jambret ini ditangkap karena beberapa waktu lalu menjambret tas milik seorang pengemudi mobil di depan salah satu minimarket di Jalan Tentara Pelajar.
Kompol Yon Max mengatakan, dua orang tersangka Arman dan Bagas, setelah diperiksa langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Wajo. Keduanya telah mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian tas milik korban yang merupakan pengunjung minimarket.
”Keduanya mengaku beraksi di sebuah minimarket. Keduanya juga menyebutkan, masih ada rekannya yang ditemani. Identitasnya sudah dikantongi dan kini berstatus daftar pencarian orang (DPO),” kata Kapolsek Wajo.
Modus operandi mereka sehingga berhasil menjarah tas korban berisi dua unit gawai atau handphone, uang tunai Rp1 juta lengkap dengan surat-surat penting, setelah  salah satu dari mereka berpura-pura bertanya sambil menunjuk jalan disebutkan Jalan Diponegoro.
Seketika perhatian korban ke arah lain. Rekan tersangka lainnya dengan cepat mengambil tas korban di dalam mobil korban.
Perwira satu bunga melati di pundaknya itu melanjutkan, kawanan tersangka beraksi pada Rabu (19/2) lalu terhadap seorang pengunjung minimarket bernama Syukur yang menjadi targetnya.
Saat proses interogasi lebih mendalam, diketahui tersangka merupakan residivis dalam kasus pencurian yang modusnya pura-pura bertanya alamat. ”Kedua tersangka adalah spesialis kriminal curat dengan modus pura-pura bertanya. Dari penangkapan keduanya, barang bukti yang berhasil disita berupa satu unit sepeda motor sementara 5 barang bukti milik korban lainnya masih dalam pencarian. Atas perbuatannya maka kedua tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara,” tandasnya. (ish-jul/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.