Headline

Tiga Peluru untuk Dua Tersangka Curanmor


MAKASSAR, BKM — Dua orang pria dijebloskan ke balik jeruji Polsek Panakkukang. Di betis mereka melilit perban berwarna putih. Itu bekas tertembus tiga biji timah panas.
Keduanya ditangkap polisi dalam tindak pidana pencuriaan kendaraan bermotor (curanmor). Masing-masing Basri Dg Nai (25), warga Jalan Abdullah Dg Sirua, dan Rusdi alias Cici (20), beralamat di Jalan Kerung-kerung.
Mereka dilumpuhkan oleh petugas, Kamis (5/3) sekitar pukul 03.00 Wita. Dinihari itu dalam perjalanan menuju Makassar usai keduanya dibawa untuk pengembangan kasus menjemput barang bukti kejahatannya yang dijual ke lelaki FJ di Kabupaten Selayar.
“Ketika kami sudah berada di Makassar usai menggiring keduanya untuk pengembangan, mereka mencoba melarikan diri. Saat diberi tembakan peringatan, tak dihiraukan. Terpaksa diberi tindakan tegas dengan menembak kakinya,” ungkap Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman, kemarin.
Sebelumnya, kata Jamal Fathur Rakhman, Polsek Panakukang menerima laporan dari seorang warga kompleks perumahan di Jalan Baiturrahman. Ia mengadu motor miliknya raib dibawa kabur maling setelah dirinya keluar rumah guna melaksanakan salat Jumat.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim Resmob Polsek Panakkukang. Dipimpin Panit II Reskrim Iipda Fahrul, polisi turun melakukan penyelidikan pada hari Senin (2/3). Tim resmob terlebih dahulu melakukan olah TKP, serta mengambil keterangan korban serta saksi. Dari hasil olah TKP serta penyelidikan, identitas dan keberadaan pelaku diketahui.
Tim Resmob kemudian mengepung lokasi persembunyian pelaku di Jalan Abdullah Daeng Sirua. Saat itu Dg Nai dibekuk tanpa perlawanan. Selanjutnya petugas mengepung lagi sebuah rumah di Jalan Muhammad Yamin. Seorang pria yang akrab disapa Cici tak bisa berkelit di depan petugas, setelah melihat rekannya Dg Nai dengan tangan terborgol. Keduanya pun digelandang ke posko Resmob Panakkukang untuk diperiksa.
Menurut penuturan keduanya, mereka baru saja menjarah motor milik warga kompleks perumahan di Jalan Baiturrahman.
Sebelum beraksi, keduanya yang berboncengan motor berkeliling mengintai lokasi yang menjadi targetnya.
Kesempatan dimanfaatkan mereka dan membawa kabur motor yang terparkir saat pemiliknya sedang berada di masjid melaksanakan salat Jumat. Kendaraan tersebut lalu dijual seharga Rp1,9 juta ke seorang lelaki berinisial FJ yang kini masih buron.
”Barang bukti yang berhasil disita satu unit motor. Kasusnya masih dalam pengembangan,” terang kapolsek. (ish/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.