Headline

Tiga Parpol Gigit Jari


JSI: Adnan Sulit Dikalahkan di Gowa

IST HASIL SURVEI--Direktur Eksekutif Jaringan Suara Indonesia (JSI) Fajar S Tami (berdiri) memaparkan hasil survei lembaganya di Makassar, Rabu (4/3).

MAKASSAR, BKM — Bakal calon bupati Gowa petahana Adnan Purichta Ichsan berpotensi menggantung tiga partai politik pada kontestasi pemilihan bupati (pilbub) 23 September mendatang.
Ketiga parpol tersebut yakni Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta Partai Golkar.
Kemungkinan kuat ketiganya bakal gigit jari tidak bisa mendukung dan hanya menjadi penonton. Sebab Adnan juga tidak pernah mendaftar di ketiga partai tersebut.
Partai yang telah memberikan dukungan ke Adnan hingga saat ini, di antaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Perindo.
Adapun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat sebentar lagi akan menyerahkan rekomendasinya untuk Adnan yang kembali berpasangan dengan H Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio.
“Yang sudah masuk dukungannya yakni PAN, PKB, Nasdem, PPP dan Perindo,” ujar Ketua Tim Adnan-Kio jilid II, Hj Tenri Olle Yasin Limpo, Rabu (4/3).
Hasil pileg April 2019 lalu, PPP sukses meloloskan delapan kadernya di parlemen. Menyusul Partai Gerindra dengan tujuh kader, Demokrat enam kader, serta Nasdem lima kader.
Untuk PKB dan Perindo masing-masing meloloskan empat kader. PKS dan Golkar masing-masing tiga kader, dan PDIP dua kader.
Pengamat politik dari UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad, mengemukakan bahwa hasil survei masih menempatkan elektoral Adnan-Kio sangat tinggi dibandingkan bakal calon yang lain, seperti DR HM Amir Uskara, Darmawangsa Muin, Andi Kumala Idjo, Hj Ria Efendi, hingga Sugianto Pattanagara.
Firdaus memberikan gambaran jika Adnan tidak sulit untuk kembali terpilih, karena masyarakat merasakan hasil pembangunan. “Yang kedua, hubungan antara Adnan dengan Karaeng Kio semakin berjalan dengan harmonis, beda ketika di Makassar,” ucapnya.

Sulit Dikalahkan

Direktur eksekutif Jaringan Suara Indonesia (JSI) Fajar S Tami yang memaparkan hasil survei lembaga yang dipimpinnya untuk pemilihan bupati (pilbup) di Kabupaten Gowa, memang menempatkan Adnan di posisi 83 persen untuk tingkat elektabilitas atau keterpilihan. Sementara untuk tingkat popularitas atau pengenalan, Adnan berada pada angka 98 persen.
Dengan hasil survei tersebut, maka putra kedua mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo ini tinggal memilih maju dengan head to head, atau melawan kolom kosong. Sebab elektoralnya sangat tinggi dan sulit dikalahkan.
“Kalau maju dengan melawan kolom kosong, maka pemilih akan mendukung Adnan dengan 82 persen lebih, sementara 5 persen memilih kolom kosong. Selebihnya itu tidak memberikan jawaban,” ujar Fajar S Tami di Makassar, Rabu (4/3).
Hasil survei hanya memotret tingkat pengenalan dan keterpilihan buat sejumlah bakal calon yakni Adnan, H Abd Rauf, HM Amir Uskara, serta Darmawangsyah Muin. Menurut Fajar S Tami, survei yang dilakukan 13 hingga 17 Februari ini melibatkan 800 responden dengan marging eror plus minus 3,5 persen.
Survei juga memotret sistem terbuka tanpa nama, yakni Adnan 62,9 persen, Amir Uskara 3,3 persen, Darmawangsa Muin 1,2 persen, serta Andi Kumala Idjo 0,8 persen.
Untuk sistem tertutup juga tinggi untuk Adnan yakni 77,5 persen, sementara Amir 7,9 persen. “Adapun pemilih fanatik atau strong votter yakni Adnan 65,3 persen, Amir 4,7 persen, Darmawangsyah Muin 1,4 persen. Selebihnya dibawah 1 persen,” terang Fajar S Tami. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.