Politik

PKB Jadi Penonton di Pilbup Barru


Aksah: Antara Suardi dan Malkan

MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Barru dipastikan akan menjadi penonton pada kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) 23 september 2020 mendatang.
Meski PKB mengontrol lima kursi di DPRD dan mampu mengusung kader internal, namun mereka tidak ikut bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan ini.
Ketua DPC PKB Barru, Aksah Kasim lebih memilih untuk menjadi penonton ketimbang melawan petahan Suardi Saleh. “Kayanya tidak (Maju), jadi dukungan kita kemungkinan salah satunya (Suardi atau Malkan) kita akan bergabung,” kata Aksah Kasim.
Dirinya memberikan alasan tersendiri mengapa tidak akan maju dengan beberapa pertimbangan, salah satunya kader PKB yang saat ini menjadi anggota DPRD adalah kader baru.
“Rata-rata kader PKB orang baru semua. Seakan-akan orang kaget jika PKB ada kader maju Pilkada, sementara PKB Barru ini kepengurusannya terbentuk pada bulan 11 2018 terbentuk, jadi persiapan untuk Pilkada belum ada,” ujarnya.
Dari dua bakal claon tersebut kata dia semuanya melakukan komunikasi intens dengan PKB kabupaten Barru, untuk usungan kedepan pihaknya akan menyerahkan kepada DPW dan DPP.
“Dua-duanya melakukan komunikasi, jadi saya serahkan saja kami serahkan saja kepada DPW dan DPP siapa yang mau diusung,” tuturnya.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad mengaku jika ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar akan memutuskan usungan partai di barru berdasaran banyak pertimbangan. “Banyak pertimbangan dalam memutuskan, jadi kita tunggu nanti hasilnya,”ujar Azhar yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.