Headline

Menpan-RB Minta Birokrasi Disederhanakan, NA Bantu Rp61,7 Miliar


Bertabur Tokoh di Peringatan HUT Barru ke-60

BKM/RUSDI NASARUDDIN BERBINCANG-Menpan-RB Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, Bupati Barru Suardi Saleh berbincang usai peresmian MPP pada rangkaian peringatan HUT Barru ke-60, Kamis (20/2).

BARRU, BKM — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, mengingatkan Bupati Barru Suardi Saleh untuk menjadi pemimpin yang amanah dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu di antaranya untuk mewujudkan amanah itu adalah meningkatkan pelayanan dan menyederhanakan birokrasi.
Gagasan membangun mal pelayanan publik (MPP) menjadi salah satu amanah yang sudah dibangun bupati Barru dan sekarang dibuktikan. MPP Kabupaten Barru merupakan satu dari 24 mal pelayanan publik yang ada di Indonesia saat ini.
”Para gubernur dan bupati hingga kepala desa harus mensukseskan program strategis Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin. Birokrasi harus disederhanakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Tjahjo yang hadir pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Barru ke-60 di Alun-alun Colliq Pujie, Kamis (20/2).
Ia juga meminta bupati hingga bawahannya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kebutuhan urusan di lembaga pemerintahan tidak boleh bertele-tele.
MPP yang Tjahjo tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Barru. Tetapi pemerintah pusat juga mengakui jika MPP ini layak disebut sebagai salah satu pelayanan percontohan di Indonesia.
”Dari sekitar 500 kabupaten/kota di Indonesia, baru ada 24 daerah yang mengoperasikan MPP. Salah satunya adalah Kabupaten Barru,” ujar Tjahjo.
Dia pun mengapresiasi terobosan Pemkab Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh-Nasruddin AM. “MPP ini akan memberikan angin segar bagi daerah lain di Indonesia. Apalagi tekad pemerintah pusat terus mendorong pelayanan yang super cepat. Saya sengaja hadir di Barru, sekaligus mempelajari kalau daerah ini punya perencanaan yang baik,” kata Tjahjo disambut aplaus para tamu yang hadir.
Mantan Mendagri ini berharap agar keberadaan MPP ini bisa memberikan dampak positif untuk pembangunan di Barru. Termasuk bisa mempercepat roda perekonomian di kabupaten tetangga kota Parepare ini.
“MPP ini sekaligus salah satu modal bupati untuk terus meningkatkan Barru di masa mendatang,” ujarnya.
Sebelum meresmikan dan menyerahkan penghargaan khusus kepada bupati, Tjahjo di depan ribuan undangan, mengungkapkan kebanggaannya terhadap bupati Barru yang mampu menghadirkan MPP.
“Saya bangga dan merasa senang dengan (capaian) bupati Barru. Semua ini tentu tidak terlepas juga support dari Ibu Ketua PKK yang sekarang menjabat anggota DPR RI (Hasnah Syam). Bisa banyak anggaran menetes lagi di Barru, maupun daerah lainnya di Sulsel dengan keberadaan ibu di DPR,” pungkasnya.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang juga memberikan sambutan, mengaku sangat salut terhadap kepemimpinan Suardi Saleh di Kabupaten Barru selama tiga tahun terakhir. Di mata mantan bupati Bantaeng itu, Suardi merupakan tipikal kepala daerah yang cepat menjalankan setiap amanah dan tanggung jawab. Itu terbukti dengan capaian daerah yang dipimpinnya selama ini.
“Pak Bupati Suardi Saleh ini pemimpin luar biasa. Apapun dia kerjakan selalu paling cepat,” puji Nurdin Abdullah.
Dalam peringatan HUT ke-60, masyarakat Barru menerima kado istimewa dari gubernur Sulsel. Bantuan dana sebesar Rp61,7 miliar dikucurkan.
Gubernur Nurdin Abdullah menyebut Barru menjadi salah satu kabupaten paling berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel. Hal itu dikarenakan Suardi yang memiliki jaringan kuat hingga ke tingkat pusat. Apalagi punya perwakilan di DPR RI, Hj Hasnah Syam yang juga ketua Tim Penggerak PKK Barru.
”Semua kemajuan hanya bisa tercapai jika kita saling bersinergi antara pemerintah ,DPRD, Forkopimda dan seluruh masyarakat. Sulsel ini harus menjadi daerah ramah investasi. Sehingga tidak salah jika Barru memprakarsai berdirinya mal pelayanan publik (MPP), dan pembangunan tiang pancang pelabuhan Awerange yang berpotensi membuka akses investasi. Barru sangat berpeluang menjadi penyanggah ibu kota baru RI di Kaltim,” terang NA.
Peringatan HUT Barru kali ini bertabur tokoh. Selain Menpan-RB Tjahjo Kumolo dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, hadir pula anggota DPR RI Hj Hasnah Syam, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Plt Deputy Kemenpan Dr Jufri Rahman, pejabat BPJS, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, serta Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.
Wali Kota Pare-pare Taufan Pawe juga hadir. Termasuk para mantan bupati Barru. Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso Anre Gurutta H Prof Dr H Faried Wajedy, owner Bosowa Group HM Aksa Mahmud, Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, Ketua DPRD Barru Lukman T bersama anggota dewan, serta unsur Forkopimda. (udi/b)

Komentar Anda




Comments
To Top