Metro

Kaji Sampah di Polman, Dosen Unasman Raih Doktor di UNM


MAKASSAR, BKM — Penanganan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat tidak cukup hanya didukung teknologi, sarana dan prasarana, serta dana. Tapi yang lebih penting adalah partisipasi masyarakat

Social emotional skill dan motivasi berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat. Ada pengaruh bersama antara social emotional skill dan motivasi. Sementara pengetahuan lingkungan dan disposisi tidak memengaruhi.

Dosen Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman) Dermawan, memaparkan hal itu pada sidang ujian promosi doktor di Aula Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (18/2). Judul disertasinya; Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Polewali Mandar.

Sidang dipimpin Prof Dr Anshari,MHum, dengan anggota masing-masing Prof Dr Lahming,MS, Prof Dr Hamsu Abdul Gani,MPd, Dr Moh.Ahsan S Mandra,ST,MT, Dr Ir Nurulita Pertiwi,MT, Prof Dr Ir Bakhrani A Rauf,MT, Prof Dr Muhammad Ardi,MS, dan Dr Ir Muh Natair Abduh,MSi.

Seusai menjawab semua pertanyaan dan sanggahan dewan penguji, Dermawan dinyatakan lulus dengan IPK 3,96 dan predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai doktor ke-848 PPs dan ke-72 Prodi PKLH. Dia juga telah memublikasikan artikel jurnal internasional pada Journal of Enviromental Science, Toxilogy, and Food Technologi, Vol 13, Issue 10, October 2019. (rls)

Komentar Anda




Comments
To Top