Gojentakmapan

ABK Kapal MV Genco Bourgogne Dilarang Turun ke Darat


PANGKEP, BKM — Sudah sepekan kapal MV Genco Bourgogne asal Hongkong ini berada di perairan Biringkassi Pangkep. Selama itu juga 21 Anak Buah Kapal (ABK) kapal tersebut dilarang menginjakkan kaki di area daratan dermaga Biringkassi.
Meski dinyatakan aman dari virus Corona, para ABK kapal MV Genco Bourgogne tetap dilarang turun dari kapal di dermaga Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro. Kapal MV Genco Bourgogne sendiri telah sandar di pelabuhan dan melakukan aktivitas pemuatan klinker (semen curah).
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Biringkassi, Steady Lantang, Kamis(13/2), membenarkan adanya pelarangan dari pihaknya agar para ABK tidak turun dari kapal .
Pelarangan ini berdasarkan masukan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Biringkassi dan kantor Imigrasi. ”Saya sudah terima informasi dari KKP dan Imigrasi untuk tidak mengizinkan ABK turun ke darat,” ucap Steady.
Sementara itu, pihak Syahbandar memberikan izin penyandaran kapal berkapasitas 32.837 ton berdasarkan rekomendasi dari KKP. Berdasarkan jadual, kapal tersebut akan berangkat menuju Taichung, Taiwan membawa muatan semen curah paling lambat Kamis (13/2).
”Kalau bukan malam ini (Kamis malam), mungkin besok sudah berangkat,” ujarnya.
Secara terpisah, petugas KKP Biringkassi, Zulkarnain, menyatakan, sejak sudah diperiksa pada Kamis pekan lalu, kapal MV Genco Bourgogne mendapatkan pengawasan selama masa inkubasi.
Untuk pemeriksaan kepada 21 ABK, pihak KKP hanya menemukan gejala covid 19 yang berarti selama 14 hari seluruh ABK diharuskan dalam pengawasan.
”Hari ini merupakan jadwal pengawasan terakhir dan kami berharap semoga tidak ada perubahan hingga besok pagi,” kata Zulkarnaen. (udi/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.