Metro

Rancang Model Pemberdayaan Peternak Kambing, HPDKI Sulsel Gelar FGD Gandeng Unhas dan Disnak


Dekan Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim foto bersama peserta FGD dan pengurus HPDKI Sulsel di depan kantor Fapet Unhas.

MAKASSAR, BKM — Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (DPD HPDKI) Sulsel dan komunitas peternak kambing menggelar fokus group discusion (FGD) yang diikuti para peternak kambing dan domba dari 12 kabupaten/kota di Sulsel di Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Rabu (12/2/2020).

FGD yang menggandeng Unhas dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel ini dilakukan untuk merancang model pemberdayaan peternak kambing di Sulsel.

Dalam FGD tersebut hadir pakar ternak kambing Unhas, Dr. M. Ihsan A. Dagong, Kepala UPT Perbibitan Ternak dan HMT Disnak Keswan Sulsel, drh. Nurlina Saking dan Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim.

Pelaksanaan FGD yang diikuti para peternak kambing.

Ketua DPD HPDKI Sulsel, Dr. Syahdar Baba dalam rilisnya, Kamis (13/2/2020) bahwa ternak kambing merupakan salah satu potensi yang cukup besar dalam mendukung swasembada protein dan pemberdayaan peternak.

Permintaan ternak kambing, kata Syahdar, setiap tahun meningkat. Selain untuk kebutuhan bisnis kuliner, dan kebutuhan rumah tangga, juga untuk memenuhi acara keagamaan khususnya agama Islam seperti acara aqiqah dan qurban.

“Orang yang tidak makan daging kambing juga dapat menjadi konsumen ternak kambing untuk tujuan upacara keagamaan karena ternak kambing tidak tergantikan oleh ternak lainnya uuntuk aqiqah,” ujar owner Sentra Kambing Makassar, Bahri Abu Taufik saat FGD.

Olehnya itu, kata Bahri, peternakan kambing tidak akan kekurangan permintaan selama masih ada anak umat Islam lahir di muka bumi.

Agenda lain dari FGD adalah menginisiasi pembentukan DPC HPDKI di seluruh kabupaten/kota di Sulssl.

Berdasarkan hasil FGD, terdapat 12 kabupaten yang siap membentuk DPC menyusul 4 DPC yang telah terbentuk. Pengurus HPDKI inilah yang diharapkan menjadi pilar pengembangan ternak kambing di Sulsel.

Sementara itu, Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas berkumpulnya peternak kambing di Unhas membicarakan tentang pemberdayaan peternak.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan misi Fakultas Peternakan untuk memajukan peternakan rakyat.

Peserta FGD saat meninjau pabrik pakan Fapet Unhas.

Selain melakukan pertemuan di dalam ruangan, para peserta FGD juga melakukan kunjungan ke pabrik pakan Fakultas Peternakan yang berkapasitas 2 ton per hari dan ke Laboratorium Ternak Kambing Unhas.

Dg Bani, salah seorang peternak dari Jeneponto yang  berpengalaman dalam beternak menyampaikan bahwa kesempatan ini merupakan kesempatan langka bagi peternak untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan peneliti dari Unhas, Kepala UPT Perbibitan Ternak dan teman-teman peternak.

“Semoga silaturahmi ini dapat semakin memajukan peternakan kambing di Sulsel sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternaknya,” kata Dg Bani.

Sementara itu, peternak kambing dari Pangkep,  Nur Abdurrahman menyampaikan sudah saatnya peternak kambing membuktikan bahwa mereka dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan peternak. (rls)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.