Politik

Bawaslu Se-Intim Bahas Pemetaan Zona Merah


MAKASSAR, BKM–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, telah menggelar Rapat Koordinasi Sumber Daya Manusia se Indonesia Timur (Intim) di Hotel Four Points Sheraton Makassar Senin hingga Selasa (4/2).
Ketua Bawaslu RI Abhan SH.MH menegaskan, tantangan pengawasan Pilkada 2020 makin berat selain masyarakat makin cerdas dan peserta yang didampingi oleh Tim yang solid.
“Oleh karena itu, pengawas harus lebih siap secara mental dan penguasaan regulasi,” pesan secara tegas Ketua Bawaslu RI itu.
Selain Ketua Bawaslu Abhan SH.MH, juga dihadiri anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, Afif Afifuddin dan Frits Edwar Siregar. Peserta Kordinator Divisi SDM Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ber-Pilkada se Sulawesi, Papua, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, Bali, NTT dan NTB.
Dia mengatakan, kegiatan ini menjadi forum evaluasi apa yang menjadi masukan dan saran sehingga pihak Bawaslu hingga Panwascam akan melakukan pembenahan dan evaluasi diri.
“Selamat Rakor dilakukan evaluasi pelaksanaan pembentukan Panwascam dan mensosialisasikan Petunjuk Teknis perekrutan Pengawas Kelurahan dan Desa dalam Pilkada 2020,” ucapnya.
Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi menambahkan, bahwa di tempat yang sama Bawaslu RI juga melaksanakan Workshop Penanganan Pelanggaran terkait penerapan pasal 71 UU Nomor 10/2016 dengan peserta Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia Timur.
Menurut Laode, kegiatan ini akan menjadi wadah evaluasi bagi Bawaslu se-Indonesia tumur. Khususnya mengenai zona merah dan kerawanan pilkada.
“Jadi, hari ini hanya dibahas SDM, akan menjadi pembahasan soal kerawanan pilkada dan lainnya. Ini menjadi titik fokus kami untuk awasi pilkada ke depan,” jelasnya. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.