Sulselbar

WNA Asal Timur Tengah Dibui


BKM/ISHAK Ghani

MAKASSAR, BKM — Seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama Ghani (22), dijebloskan di balik sel jeruji besi Mapolsek Tamalanrea. Ghani disel setelah menjalani pemeriksaan maraton dalam tindak pidana penganiayaan.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar, mengungkapkan, WNA asal Timur Tengah itu diamankan lantaran menganiaya rekannya bernama Ramin Boonyadi (25) yang juga WNA asal Timur Tengah.
”Aksi penganiayaan itu berlangsung di Jalan Perintis Kemerdekaan VII. Tepatnya di
Pondok Elite 2, Kelurahan Tamalanrea, pada pekan lalu. Akibat dari penganiayaan itu, korban menderita memar alis dan bibir. Dari kejadian itu juga korban melapor dan laporannya teregistrasi dengan nomor STPL/35/I/2019/Restabes Makassar/Sek Tamalanrea pada tanggal 8 Januari 2020,” ungkap Kapolsek, Senin (13/1).
Perwira satu bunga melati di pundaknya itu melanjutkan, laporan korban selanjutnya ditindaklanjuti Unit Opsnal Polsek Tamalanrea pada Minggu (12/1). Dipimpin Kanit Reskrim, IPTU Amrullah Setiawan didampingi Panit II Reskrim, turun melakukan penyelidikan.
”Hasil penyelidikan, setelah pelaku diketahui telah berada di Pondok Elite, tim unit Opsnal langsung menyergapnya. Selanjutnya digelandang ke Mapolsek Tamalanrea untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” kata Kapolsek.
Kepada polisi, lanjutnya, pelaku mengaku telah memukul rekannya dengan menggunakan kepalan tangan mengenai pada alis dan bibir. ”Dia (pelaku) mengaku memukuli rekannya dengan menggunakan kepalan tangan mengenai alias dan bibir. Itu dilakukan pelaku lantaran ditegur korban. Katanya, korban menudingnya jika tempat makanannya dipindahkan didalam kulkas oleh pelaku. Korban juga marah karena terjatuh dari lantai. Padahal lantai itu licin karena digenangi air. Meski demikian lantaran melakukan penganiayaan, sehingga pelaku diamankan untuk selanjutnya dikoordinasikan ke pihak imigrasi,” pungkas Kapolsek. (ish/mir)

Komentar Anda




Comments
To Top
.