Headline

Jangankan Dirtek, Dirut pun Saya Bisa


Kartia Jamin Penuhi Seluruh Syarat Berkas Calon Direksi PDAM

MAKASSAR, BKM — Salah seorang peserta seleksi direksi PDAM Kota akassar yang dinyatakan tidak lulus berkas, Kartia Bado mengaku belum tahu jika tim seleksi sudah mengeluarkan pengumuman nama-nama peserta yang lolos ke tahapan selanjutnya.
“Adamikah pengumumannya? Setahu saya baru jumlahnya. Berapa orang yang lulus berkas. Nama-namanya saya belum tahu,” ungkapnya saat dihubungi BKM, Selasa (14/1).
Meski begitu, dia mempertanyakan jika timsel tidak meloloskan dirinya ke tahapan selanjutnya. Kartia menjamin jika seluruh persyaratan kelengkapan berkas sudah dipenuhi untuk maju bertarung memperebutkan posisi di jajaran direksi perusahaan daerah milik Pemkot Makassar tersebut.
Malah, dia mengaku juga mengantongi sertifikat manajemen pengelolaan air yang menjadi persyaratan khusus. “Tentu saya akan mempertanyakan kepada timsel, kenapa berkas saya tidak diloloskan,” tambah Kartia.
Dia menyebut ada indikasi dirinya mau disingkirkan. “Dari segi persyaratan kompetensi, kemampuan dan pengalaman, jangankan dirtek, dirut pun saya bisa,” tandasnya.
Kartia pernah menjadi penjabat sementara (pjs) direktur utama dan keuangan PDAM Kota Makassar. Terakhir selaku dirtek.
”Kalau konsisten dengan Perda Nomor 7 tahun 2019, seharusnya saya tidak perlu ikut seleksi bersama-sama dengan pelamar baru. Kami direksi yang terakhir menjabat diusulkan oleh dewan pengawas kepada KPM, dalam hal ini wali kota berdasarkan pertimbangan capaian kinerja,” terangnya.
Wanita berjilbab ini sebelumnya mengajukan berkas lamaran untuk bertarung memperebutkan posisi calon direktur teknik (dirtek). Dia menyerahkan berkasnya ke timsel di hari terakhir pendaftaran, yakni Minggu siang (12/1).
Sementara itu, pengacara Kartia Baso, Zulkifli HIM mengancam akan memidanakan timsel calon direksi PDAM karena tidak meluluskan kliennya ke tahapan selanjutnya. “Katanya tanggal 16 (Januari) baru diumumkan,” ungkap Zulkifli.
Dia menuturkan, saat bertemu salah seorang pansel PDAM Andi Baso, dikatakan jika berkas Kartia Baso sangat lengkap. Apalagi, Kartia dulu pernah menjabat sebagai direktur teknik, pasti memenuhi persyaratan untuk itu.
“Saya ketemu dengan Andi Baso, bawa tanda terima berkasnya dikatakan sangat lengkap. Saya sampaikan kemarin Pak Andi Baso, kalau tidak ada namanya Ibu Kartia Baso, saya akan pidanakan saudara karena penggelapan berkas. Andi Baso bilang, tidak mungkin tidak ada namanya Kartia, Pak karena saya yang terima berkasnya,” jelasnya.
Sulkifli pun menengarai jika terjadi money politics dalam proses seleksi ini. Dia berjanji akan membawa persoalan ini ke PTUN dan meminta agar pansel maupun timsel untuk sementara dibubarkan.
“Sudah ditengarai seleksi tidak jujur. Saya akan pidanakan persoalan ini,” tandas Ketua Dewan Rakyat Anti Korupsi tersebut.
Sebelumnya, salah seorang timsel PDAM, Prof Gagarin Pagalung menyebutkan, peserta yang tidak lolos ke tahapan selanjutnya karena berkasnya ada yang tidak lengkap.
“Peserta yang tidak lulus berkas pada umumnya disebabkan oleh tidak lengkap berkas atau dokumen,” tandasnya. (rhm/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.