Metro

Iqbal Prihatin Kondisi Terumbu Karang


MAKASSAR, BKM — Event Garuda Lautku bakal dilaunching 15 Januari mendatang. Pelaksanaanya sendiri baru akan dilakukan pada Maret mendatang.
Berbagai persiapan sudah dilakukan Pemkot Makassar untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Salah satunya dengan melakukan diving (menyelam) di lokasi tempat kegiatan tersebut akan dilaksanakan yakni di Pulau Kodingareng.
“Kemarin (Minggu) saya sudah tinjau lokasi. Cek kondisi visibilitynya, kondisi arus, angin, tingkat landai dan kecuraman dasar laut. Sepertinya masih memungkinkan antar enam hingga 10 meter,” ungkapnya kepada BKM di sela-sela kunjungan lokasi banjir di Jalan Toa Daeng III, Senin (13/1).
Khusus untuk launching kegiatannya, kata mantan Kepala Balitbangda Sulsel itu, tidak ada masalah karena akan dilaksanakan di daratan. Diapun berharap kegiatan ini sukses karena sudah menjadi program nasional untuk membuka wawasan kebangsaan. Termasuk untuk penyelamatan terumbu karang.
Iqbal menuju ke Kodingareng untuk melakukan diving akhir pekan lalu
mengunakan perahu karet bermesin tunggal milik Lantamal IV Makassar, Iqbal Suhaeb berangkat ke Kodingareng Keke disertai beberapa pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Muhammad Ansar, Kadis Perikanan dan Pertanian Rahman Bando, Kadis Perhubungan Mario Said, Kadis DM & PTSP Andi Bukti Jufri, Kalatsar BPBD Makassar Rusli, Camat Ujung Pandang Zulkifli Nanda, serta Camat Kepulauan Sangkarrang Firnandar.
Iqbal Suhaeb bersama rombongan tiba di lokasi sekitar Pukul 08.00 Wita, dan langsung mendapatkan pengarahan singkat cara menyelam dari instruktur Angkatan Laut dari Lantamal VI Makassar
Penyelaman dilakukan oleh pejabat pemerintah kota adalah sebagai ajang promosi, dan dukungan dalam memperkenalkan ke masyarakat event penanaman terumbu karang kebangsaan 2020.
“Jadi selain mengunjungi Pulau Kodingareng Keke untuk melihat lokasi dengan melakukan penyelaman, ini juga sebagai bentuk dukungan pemerintah kota untuk menyukseskan penanaman terumbu karang kebangsaan 2020,” ucap Iqbal usai melakukan penyelaman.
Dia sempat kecewa karena kondisi karang di pulau tersebut cukup memprihatinkan. Nyaris rusak hingga 90 persen.
Menurutnya, dia pernah melakukan penyelaman di lokasi yang sama sekitar 10 tahun lalu. Kondisi terumbu karangnya masih bagus.
“Tapi kemarin waktu saya menyelam, kondisinya sangat memprihatinkan. Sudah rusak sekitar 90 persen dibanding 10 tahun lalu,” ungkapnya.
Sementara itu, Letkol Marinir Aan Andy Warta, mengatakan dirinya mengapresiasi pemerintah kota yang telah siap mendukung dan menyukseskan event yang akan dihelat pada bulan Maret mendatang.
“Terima kasih atas dukungan dari pemerintah kota, mudah – mudahan event ini dapat terlaksana dengan lancar,” terangnya.
Aksi bersih pulau juga dilakukan Iqbal dengan mengajak Pramuka Saka Bahari serta Komunits Motor Besar Indonesia untuk memungut sampah yang berserakan di sekitar Pulau Kodingareng Keke. (rhm)

Komentar Anda




Comments
To Top
.