Headline

Istri dan Anak Tewas, Suami Selamat


Sempat Terdengar Suara Teriakan Histeris Korban

MAKASSAR, BKM — Kamis sore (9/1), warga di Jalan Titang, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, dikagetkan dengan suara teriakan histeris perempuan dari dalam ruko. Mereka menemui ajal dari peristiwa kebakaran yang menimpa ruko tersebut. Selain suara histeris, suara anjing juga menggonggong sebelum menemui ajal.

Kelima korban meninggal, diketahui bernama Monita (istri Benny pemilik ruko), Kalensia (anak), Iggor (anak), Ilong (anak) serta Sumanno (cucu). Suami korban yakni Benny selamat karena tidak berada di rumah. Begitupun empat orang pekerjanya berhasil selamat setelah melompat dari jendela ruko.
Kebakaran terjadi sekira pukul 15.30 wita yang menewaskan lima orang penghuni ruko. Memang terlihat jelas gepulan asap tebal membumbung tinggi di ruko berpetak tiga bernomor 31 seluas 4×10 meter.
Meski cuaca hujan. Api menguasai ruko itu, sejumlah warga pun melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya. Meski begitu si jago merah meluluhlantahkan isi dalam ruko itu.
Bagaimana tidak isi dalam ruko itu diketahui merupakan barang jenis bantal dan kasur tempat tidur yang mudah terbakar. Api berhasil dipadamkan sekira 30 menit setelah 15 unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar tiba di lokasi lalu menyemburkan air.
Aparat Kepolisian Polrestabes Makassar, Polsek Makassar, Tim Labfor Bhayangkara tiba di lokasi melakukan proses olah tempat kejadian perkara, memasang police line, serta mengambil keterangan saksi-saksi.
Selanjutnya petugas kepolisian mengevakuasi lima orang korban yang tewas terpanggang dalam insiden itu. Mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi.
Kapolsek Makassar, Kompol Kodrat Hartanto, yang ditemui di lokasi mengungkapkan, peristiwa kebakaran menelan lima orang korban jiwa dari sembilan orang yang berada didalam ruko tersebut.
“Ada lima orang korban jiwa dari sembilan orang yang berada dalam ruko itu. Dalam peristiwa kebakaran ini. Dari hasil identifikasi sementara, korban diketahui istri dan dua anak pemilik ruko bernama Benny, dua lainnya adalah karyawannya. Sementara empat lainnya yang juga karyawan selamat setelah mereka berhasil melompat dari lantai dua,” kata Kapolsek.
Perwira satu bunga melati dipundaknya ini mengaku masih mendalami motif peristiwa kebakaran di ruko berisi kasur dan bantal itu.
“Kami masih dalami pemicunya. Dugaan sementara api bersumber dari lantai satu, proses identifikasi untuk kedua korban juga dalam penanganan pihak dokpol Bhayangkara,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Ops Damkar Makassar, Hasanuddin mengaku telah menurunkan sekitar 15 kendaraan pemadam untuk menjinakkan api.
BKM yang menemui M Hatta, tetangga korban mengakui, jika korban dikenal warga tertutup.”Hanya suaminya saja yang dikenal baik oleh warga,” kata Hatta yang ditemui di lokasi kejadian.
Beni, jelas, M Hatta, sering membantu warga, kalau ada keperluan warga setempat. “Warga disini biasa pinjam mobil sama pak Beni. Jarang itu warga tidak dibantu kalau ada keperluan warga sini,” bebernya.
Hatta mengungkap jika ada empat orang pekerja yang selamat dari peristiwa tersebut. Karena mereka sempat melompati pagar belakang, saat peristiwa kebakaran terjadi.
“Saya tidak tahu pasti apa penyebab kebakarannya. Yang jelas kejadiannya hampir mau salat Ashar,” sebut Hatta.
Lurah Barana Nurmiah, menyebutkan kalau dalam peristiwa kebakaran tersebut telah menewaskan lima orang dan empat orang yang selamat.
“Selama tiga tahun saya jadi lurah, mereka sudah tiga tahun tinggal disini,” sebut Nurmiah.
Dari informasi kata Nurmiah, tiga orang korban terjebak di dalam kamar. Bahkan salah satu korban ada yang sempat berteriak saat kebakaran terjadi.
“Jadi Istri, anak dan cucu yang tewas. Suaminya saja yang selamat karena sedang tidak berada di rumah saat kejadian,” tandasnya. (ish-rif-ish/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.