Sulselbar

Pemkab Mamuju Miliki Alat Peredam Jaringan


BKM/ALALUDDIN ALAT PEREDAM -- Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Mamuju ketika menerima alat peredam jaringan.

MAMUJU, BKM — Tak dapat dipungkiri, selain memberi dampak positif, perkembangan teknologi dan informasi saat ini juga membawa pengaruh negatif. Termasuk pada tata kelola pemerintahan yang kini mulai menuju era digital. Untuk meminimalisir penyalahgunaan teknologi yang berkembang semakin pesat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju kini telah memiliki alat pengacau sinyal atau jammer.
Alat canggih peredam jaringan tersebut diserahkan secera resmi Sandiman Muda Tata Kelola Keamanan Informasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Welly Puji Ginanjar kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mamuju, H Tonga.
Penyerahannya disaksikan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Mamuju dan peserta sosialisasi pada kegiatan Sosialisasi Persandian dan Pengamanan Informasi yang digelar Dinas Kominfo dan Persandian Mamuju, Selasa (3/12), di ruang rapat pimpinan kantor bupati Mamuju. Alat tersebut akan dikelola Bidang Persandian Diskominfo Sandi.
Menurut Tonga, sebagai garda terdepan dalam pengamanan informasi, Dinas Kominfo dan Persandian dituntut harus mampu menjamin keamanan informasi di lingkungan Pemkab Mamuju. Olehnya itu, dengan adanya alat jammer tentunya akan sangat membantu.
Pengamanan informasi sangat dibutuhkan agar kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi dapat terjaga dari segala ancaman yang akan mengganggu keberlangsungan kinerja informasi.
”Mengamankan informasi tidak berarti menutup informasi. Tapi memastikan informasi itu utuh tidak dimodifikasi dan tidak hoax. Sehingga informasi yang disampaikan ke masyarakat jelas sumbernya bahwa dikeluarkan oleh pemerintah,” katanya. (ala/mir/c)

Komentar Anda




Comments
To Top
.