Metro

Dinsos Diminta Fokus Anjal dan Gepeng


MAKASSAR, BKM — Penertiban anak jalanan dan gelandangan pengemis (Anjal-Gepeng) di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar makin lamban. Tim Reaksi Cepat (TRC) kini tidak nampak lagi beroperasi melakukan operasi penertiban. Kesannya Dinsos Kota Makassar sudah menyerah, dan angkat bendera putih.
Walhasil, penyandang masalah kesejahteraan sosial atau PMKS seperti anjal dan gepeng semakin menjamur serta sulit dibendung. Anjal dan gepeng mulai ramai ditemui di ruas persimpangan jalan dan kawasan pertokoan hingga perkantoran.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Wahab angkat bicara. Dia meminta Pemerintah Kota Makassar melalui Dinsos Kota Makassar proaktif bekerja. Tidak lalai melupakan tugas pokoknya. Salah satunya menyikapi masalah sosial yang ada di Kota Makassar.
“Menyangkut masalah anjal dan gepeng itu tugas dari SKPD terkait yang menangani masalah sosial. Seperti Dinsos Kota Makassar harus turun menyelesaikan anjal dan gepeng. Cari apa solusinya,” kata Wahab, Selasa (3/12).
Menurut Wahab, efektifnya jika Dinsos Kota Makassar benar-benar serius melakukan pendampingan terhadap anjal dan gepeng. Mencari akar permasalahan mengapa ada anjal dan gepeng lalu mencarikan jalan keluarnya.
“Mereka itukan (anjal-gepeng) ada dijalanan untuk cari pundi-pundi rupiah, jadikan mata pencariaan di jalanan. Jadi harus dicarikan cara agar bagaimana mereka tidak lagi turun ke jalan. Itu tugas pemerintah kota,” tutupnya.
Adapun anggota Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi, Mario David mendorong Dinsos Kota Makassar untuk bisa menyelesaikan persoalan kesenjangan sosial. Adapun satu yang dapat dilakukan dengan membentuk rumah singgah bagi PMKS.
Selain itu, tugas berat bagi Dinsos Kota Makassar yaitu mendeteksi sosok yang mobilisasi mereka. Alias bos dari anjal atau gepeng. Jika ditemukan, laporkan agar dapat diproses.
“Yang mobilisasi anjal dan gepeng harua diproses, supaya bisa memberikan efek jera. Lalu gelandangannya bisa dimasukkan ke panti untuk dibina. Selama inikan belum ada panti atau rumah singgah milik Dinsos Kota Makassar, nah itu yang harus dibentuk. Kami di DPRD Kota Makassar pasti mendukung jika ada inisiatif dari dinsos mengusulkan pembentukan rumah singgah,” tambahnya.(arf)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.