Gojentakmapan

Kecewa, Warga Takalar Bakar Kartu Sapi SK-HD


TAKALAR, BKM — Puluhan warga dari Desa Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, menggelar aksi unjukrasa. Mereka menuntut pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memperbaiki rangkaian pembayaran lahan terdampak Bendungan Pammukkulu.
Setelah berunjukrasa di beberapa titik di jantung kota Takalar, massa juga menggelar aksi demo di depan kantor bupati Takalar. Sambil mereka berorasi, sejumlah warga yang turut hadir membersamai aksi unjuk rasa membakar kartu P22 atau yang populer dengan kartu sapi yang dibagikan pasangan Syamsari Kitta-Haji De’de (SK-HD) kala berkampanye Pilkada.
”Kami bakar kartu sapi sebagai bentuk kekecewaan warga terkena dampak Bendungan Pammukkulu,” kata Asman, kordinator aksi, Senin (7/10)
Menurutnya, selama ini warga berjuang sendiri dalam menuntut hak pembayaran lahan dengan harga pantas. ”Kami meminta bupati Takalar tidak sekadar menjadi penonton atas ketertindasan warga dan tidak menjadi duri dalam daging di Takalar,” kata warga dalam pernyataan sikapnya.
Dalam aksi ini, belasan kartu P22 dibakar warga sembari membawa karton bertuliskan ‘Kami tidak butuh sapi. Kami butuh mata air, bukan air mata’. (ira/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.