Headline

Dua Pembobol Ruko Diringkus, Satu Ditembak


MAKASSAR, BKM — Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar meringkus dua tersangka pembobol rumah dan ruko. Mereka adalah Ilyas Anwar dan Riyan Alfian, warga Jalan Lembu.
Polisi membekuk keduanya, Jumat malam (6/9). Beberapa bulan lalu, Ilyas dan Riyan membobol ruko di Jalan Monginsidi. Caranya, merusak gembok lalu masuk mengambil sejumlah barang. Masing-masing 10 unit AC, lima lembar daun pintu, kabel instalasi listrik, veleg dan ban mobil,  kap mesin, serta besi pengaman jendela. 
Kepada petugas yang memeriksanya, tersangka mengakui perbuatannya. Selanjutnya, pada Sabtu malam (7/9), mereka lalu digiring untuk mencari barang bukti hasil curiannya.
Namun, di perjalanan salah seorang tersangka bernama Ilyas berusaha melarikan diri. Ia membenturkan tubuhnya ke wajah seorang petugas yang mengawalnya.
Tak ingin hasil tangkapannya kabur begitu saja, aparat langsung bertindak. Mereka mengejar tersangka sambil mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.
Namun, tersangka bergeming. Tiga kali letusan pistol polisi tak dihiraukan. Personel Jatanras langsung mengambil tindakan tegas. Betis tersangka Ilyas dibidik, hingga akhirnya tak berkutik. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Alex mengemukakan, penangkapan kedua tersangka dilakukan berdasarkan informasi dan hasil lidik yang diperoleh di lapangan. Diketahui bahwa pelaku pembobolan ruko dan rumah yang disertai pencurian di Jalan Mongisidi sedang berada di Jalan Lembu.
”Tim Jatanras langsung datang ke lokasi tersebut. Kedua tersangka berhasil diamankan, lalu dibawa ke posko untuk dilakukan interogasi. Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan kasus. Namun, salah seorang tersangka mencoba melarikan diri sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki,” terang AKP Alex.
Dalam interogasi, tersangka Ilyas mengakui aksi pembobolan dan pencurian yang dilakukannya. Ia tak sendirian. Melainkan ditemani seorang rekannya bernama Ryan, serta satu lainnya berinisial S. Polisi masih melakukan perburuan terhadap S dan memasukkannya dalam daftar pencarian orang (DPO).
”Dari pengakuan tersangka, mereka menjual barang hasil curiannya kepada penadah berinisial Is (34) dan Sd (65). Keduanya warga Jalan Anuang yang kini dalam pengejaran. Keterangan tersangka masih dalam proses pengembangan guna mencari barang bukti dan pelaku lainnya. Termasuk penadahnya,” tandas Alex. (jul/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.