Gojentakmapan

Rektor Unhas Batal Hadiri Baksos KKN Profesi Kesehatan


JENEPONTO BKM — Bakhti Sosial (Baksos) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Profesi Kesehatan angkatan ke 59 Univeristas Hasanuddin (Unhas) di Kabupaten Jeneponto batal dihadiri rektor.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Palubuhu hanya diwakili Pembantu rektor (Purek) IV, Prof Dr Budu didampingi Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu, Kadis Kesehatan, dr Safruddin Nurdin serta Dirut RSUD Lanot Dg Pasewang, Iswan Sanabi.
Kedatangan Purek Unhas untuk melihat langsung kegiatan mahasiswa KKN yang digelar dalam bentuk operasi katarak dan operasi bibir sumbing dan pelayanan kesehatan gratis lainnya, berlangsung di RSUD Lanto Dg Pasewang, Jalan Lingkar, Bontosunggu Jeneponto, Sabtu (1/8).
Wabup Jeneponto bersama Purek juga melakukan dialog bersama pasien seputar pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis di RSUD Lanto Dg Pasewang. Mulyadi mengatakan, bahwa kunjungan ke RSUD Lanto Dg Pasewang ini untuk memberikan motivasi kepada para tenaga kesehatan, baik tenaga medis dari KKN Profesi Kesehatan Unhas, maupun petugas medis di rumah sakit tersebut.
“Kami berdialog dengan pasien seputar keluhan mereka. Kami juga memotivasi adik-adik mahasiswa yang sedang KKN disini termasuk petugas medis rumah sakit agar bisa memperhatikan keluhan pasien. Memenang beberapa masalah seperti kebersihan dan persediaan obat-obatanan perlu mendapat perhatian lagi,” ungkao Mulyadi.
Ditempat yang sama, Kadis Kesehatan Jeneponto, dr Syafruddin Nurdin
mengatakan, jumlah tenaga kesehatan dari Mahasiswa Profesi Unhas Makassar di RSUD Lanto Dg Pasewang berjumlah 268 orang, termasuk 40 orang dokter. “Semuanya kami harapkan untuk mendongkrak IPM Bidang Kesehatan di Jeneponto,” harap Kadiskes.
Sementara ketua TIM KKN profesi kesehatan dr Erwin Aras mengaku, peserta KKN sangat senang berada di Kabupaten Jeneponto. Sejauh ini kata dia, tidak ada kendala. Bahkan kehadiran mahasiswa mendapat respon positif dari warga Jeneponto. (krk-ril/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.