Metro

Danny Uji Coba Sepak Bola Jalanan ‘Golo Rong’


MAKASSAR, BKM– Dalam rangka menyambut HUT RI 17 Agustus mendatang, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berencana menggelar festival sepak bola jalanan.
Festival bola jalanan yang dinamakan ‘Golo Rong’ akan digelar secara kompetisi di 143 kelurahan.
Untuk mempersiapkan kompetisi ‘Golo Rong’ yang diinisiasi Brigade 08 Makassar itu, Danny Pomanto bersama panitia pelaksana ‘Golo Rong’ melakukan uji coba aturan main di Jalan Amirullah, Makassar, Sabtu (1/8) sore.
Permainan yang menyerupai futsal itu satu-satunya di Indonesia. Uniknya lagi gawang bola-nya terbuat dari potongan drum yang disusun tiga berbentuk piramid/segi tiga.
Simulasi ‘Golo Rong’ tersebut melibatkan eks pemain PSM Makassar seperti Lukman Suleman, Heram Rante, Budi, dan beberapa wasit senior PSSI.
Menurut Danny, olahraga anak lorong ini dimaksudkan untuk menjadi alat pemersatu sosial dan pembinaan bagi warga Kota Makassar khususnya anak-anak lorong.
“Kegiatan ini salah satu upaya mencegah dan meminimalisir kenakalan remaja seperti aksi geng motor, perang kelompok. Melalui kegiatan ini kita mengajak semua anak-anak lorong melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” kata Dannya kepada wartawan disela-sela simulasi ‘Golo Rong’ di Jalan Amirullah.
Orang nomor satu di Makassar itu menjelaskan, permainan ‘Golo Rong’ ini dilaksanakan secara kompetisi (seleksi) mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga ditingkat kecamatan. Pemenang atau yang juara ditingkat kecamatan akan mengikuti kompetisi ditingkat Kota Makassar.
“Babak final nanti kita gelar di Jalan Jenderal Sudirman, bersamaan dengan waktu Car Free Day agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan,” pungkasnya.
Danny mengakui, di Makassar ini sangat minim tempat berolahraga bagi anak-anak lorong khususnya sepak bola. Makanya, kita buatkan kompetisi sepak bola mini ini dengan menggunakan jalanan.
“Sepak bola ini unik. Kita pakai tiga drum sebagai gawang dan masing-masing itu memiliki poin tersendiri,” ucapnya.
Sementara Ketua Umum Pelaksana ‘Golo Rong’ 2015, Lukman Suleman menambahkan, olahraga ini mirip dengan permainan futsal. Kegiatan ini satu-satunya di Indonesia. Gawangnya terbuat dari potongan drum yang disusun tiga berbentuk piramid. Ukuran lapangan-nya 8×20 meter dengan lama pertandingan 3x 10 menit. Satu tim terdiri dari empat orang, pesertanya anak berumur 15 tahun ke bawah.
Peserta tidak diperkenankan mengenakan sepatu. Sementara lapangan akan dialasi vinyl agar tidak mencederai pemain.
“Golo Rong ini kita akan perkenalkan ke masayarakat luas, dan kami yakin olahraga unik dan murah ini akan diterima kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (drw)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.