Pilihan Redaktur

Tak Punya Pakaian, Anak Korban Kebakaran tak Sekolah


BULUKUMBA, BKM — Simpati untuk korban kebakaran di Kampung Jentak, Bulukumba terus mengalir. Para dermawan mengulurkan bantuan. Mulai dari anggota dewan, komunitas pesepeda, swasta SKPD hingga pengusaha etnis Tionghoa.
Lurah Kasimpureng Abd Haris Lengkong, kemarin menjelaskan, sejak hari pertama terjadinya kebakaran di wilayah kerjanya, bantuan mulai mengalir. Diawali komunitas pasapeda pimpinan HA Kurniady. Mereka membawa sejumlah kebutuhan pokok, serta pakaian layak pakai.
Kemudian disusul bantuan dari HA Patudangi, anggota DPRD Bulukumba. Ia menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta.
Selain itu, datang pula bantuan dari Ketua KSP Berkat HA Makkasau. Disusul pemilik Toko Sipatokkong berupa 5 dos air mineral, 4 dos mi instan, 40 kg beras dan 30 lembar baju baru. Selain itu, bantuan dari Aheng, pemilik toko nelayan yang memberikan bantuan Rp500 ribu per kepala keluarga. Ditambah mi instan 28 dos dan air mineral 14 dos. Termasuk bantuan dari anggota DPRD Provinsi Sulsel HA Edy Manaf yang diserahkan sehari setelah kejadian.
Kemudian Senin pagi kemarin, bantuan serupa datang dari jajaran kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB). Bantuan yang diserahkan Kepala BPPKB Achmad Syukri berupa 13 dos pakaian layak pakai, ditambah 5 dos mi instan. Bantuan ini diterima Lurah Kasimpureng yang juga mantan pegawai BPPKB Bulukumba.
Dihadapan pada donator, Lurah Kasimpureng atas nama korban bencana kebakaran menyampaikan ucapan terima kasih kepada para dermawan yang telah ikut membantu meringankan beban warganya.
Pada hari kejadian, kata Lurah, Ketua DPRD Bulukumba HA Hamzah Pangki terjun langsung ke lokasi kejadian, sekaligus memberi semangat kepada para korban agar tetap sabar menghadapi cobaan ini.
“Insya Allah, kami dari DPRD Bulukumba akan mendorong Pemkab agar sesegera mungkin menyalurkan bantuan kepada para korban. Utamanya bantuan untuk pembangunan kembali rumah bagi para korban,’’ janji Hamzah Pangki.
Dijelaskan kemarin, berdasarkan data yang ada, Pemkab Bulukumba memiliki dana bantuan untuk korban bencana yang nilainya mencapai kurang lebih Rp 500 juta. “ Kami akan mendorong pemkab agar dana bantuan bencana ini diarahkan untuk pembangunan rumah bagi para korban bencana kebakaran. Kasihan mereka kalau harus tidur terus di bawah tenda darurat,’’ujarnya.
Sementara Kepala Lingkungan Jentak Anton yang dihubungi, kemarin menuturkan, untuk saat ini korban kebakaran membutuhkan bantuan berupa alat dapur. Apalagi tim dari BPBD sudah menyelesaikan tugasnya, Senin (27/7). Sehingga warga harus berusaha untuk memasak sendiri.
Eda, salah seorang korban yang ditemui, kemarin mengaku, seluruh harta bendannya tidak ada yang bisa diselamatkan. Kecuali hanya pakaian di badan.
Dia berharap adanya uluran tangan dari dermawan untuk membantu dirinya bersama korban lainnya. Apalagi, Senin kemarin anaknya harus masuk sekolah. Namun karena tidak satupun pakaian anaknya yang tersisa, membuat dia belum bisa masuk sekolah.
Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, meminta kepada kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah untuk ikut membantu para korban bencana kebakaran. Dia juga mengetuk hati para pegawai untuk ikut bersama-sama meringankan beban korban kebakaran, dengan memberi bantuan sesuai kemampuan dan keikhlasannya masing-masing. (edy/rus/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.