Kriminal

Kejati Evaluasi Kasus Bansos Jilid Empat


MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar mulai melakukan evaluasi kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Sulsel jilid empat, tahun 2008, yang diduga telah merugikan negara sebesar Rp8,8 miliar.
Dalam kasus ini, Kejati telah menyeret 6 orang tersangka. Antara lain, Mantan Bendahara Keuangan Pemprov Sulsel, Anwar Beddu, mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Andi Muallim, ketua PDK Adil Patu, mantan legislator, Mudjiburahman, anggota DPRD Makassar, Mutaqbir Sabri alias Moses dan Kahar Gani.
“Kasus ini masih sementara kita pelajari untuk kembali dibuka,” kata Koordinator Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulselbar, Noer Adi, Jumat (24/7).
Noer Adi mengatakan, pihaknya tengah melakukan evaluasi terkait kasus tersebut. Adapun hasil evaluasi nantinya akan langsung diekspose bersama jajaran jaksa dan pimpinan di Kejati Sulselbar.
Sejauh ini kata Noer, pihaknya belum mengambil sikap terkait kasus itu, dikarenakan pihak Kejati masih menunggu hasil fakta sidang lanjutan. Namun ia tak menampik jika kasus ini akan kembali dibuka. Hanya saja Noer belum bisa membeberkan siapa saja nama-nama yang bakal diseret sebagai tersangka baru.
” Kita belum bisa kita tentukan siapa-siapa saja yang akan disasar dalam kasus ini, karena ini masih prematur dan kita juga masih mengumpulkan bukti-buktinya dulu,” tukas Noer Adi.
Sementara Kepala Kajati Sulselbar, Suhardi SH saat dikonfirmasi mengaku belum bisa mengambil sikap. “Saya tidak mau berandai-andai, kita evaluasi dulu bersama para jaksa, ” ujar Suhardi.
Dia mengaku tak ingin terburu-buru karena dikhawatirkan penangnan kasus ini nantinya tidak berjalan maksimal. “Jika ada bukti permulaan yang cukup, tentu akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan,” kucinya. (mat-ril/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.