Headline

Kondisi Korban Kritis


MAKASSAR, BKM–Eva (30), istri Brigadir Haeruddin anggota Intel Satuan Brimob Polda Sulsel masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Kamis (23/7) siang. Tim medis masih terus berupaya memulihkan kondisi kesehatan korban yang menderita luka tembak cukup parah di dahi. Eva terluka setelah tanpa sengaja ditembak dari jarak dekat oleh Pls, anaknya yang masih berusia 12 tahun.

“Kondisi korban masih kritis dan sementara menjalani perawatan medis secara intensif, ” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Frans Barung Mangera kepada BKM, Kamis kemarin.
Frans menguraikan, hingga saat ini, pihaknya belum melakukan proses pemeriksaan kepada Birgadir Haeruddin lantaran yang bersangkutan masih dirundung duka. Apalagi, sang istri dalam kondisi kritis pasca kejadian berdarah tersebut.

Menurut Frans, untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, dirinya menghimbau kepada seluruh personil yang memegang senjata agar selalu sigap serta tidak lalai baik dalam bertugas maupun saat sedang berada di rumah. Peristiwa ini, kata dia, dipicu karena kelalaian oknum anggotanya.
”Ini karena kelalaian. Dan karena kelalain ini yang bersangkutan terancam dijerat pasal 359 dan pasal 360 KUHP,” kata Frans.

Diketahui, Pls, bocah mengambil pistol milik ayahnya yang diletakkan di atas meja. Dia pun memainkan psitol itu seraya menuju dapur menemui ibunya. Tanpa sengaja, bocah yang duduk di Kelas VI Sekolah Dasar ini menarik pelatuk pistol. Tak pelak, pistol pun meledak dan pelurunya mengenai dahi Eva. Suara letusan keras membuat warga sekitar kaget. Mereka pun berbondong-bondong menuju ke rumah korban. Apalagi pada saat bersamaan, suami korban Bripka Haeruddin juga berteriak minta tolong.
Eva yang tersungkur bersimbah darah dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Pangkep. Namun karena pelaratan medis yang terbatas, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo untuk mengeluarkan peluru yang bersarang didahinya. (mat/cha/b)

Komentar Anda



Channel


To Top
.