Pemkab Soppeng Gelar Kegiatan Gemapatas

  • Bagikan

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng Filzah Wajdi, S.P, M.Si mengatakan, ini merupakan Langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan PTSL Terintegrasi Tahun 2023. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Ini merupakan pertama kalinya 1 juta patok batas tanah dipasang secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan mendapatkan Rekor MURI," ujarnya

Dirinya menambahkan, Untuk standar patok yang benar, yakni terbuat dari beton, besi atau pipa paralon dengan panjang sekurang-kurangnya 50 cm dan bergaris tengah sekurang-kurangnya 5 cm.

"untuk pemasangannya sendiri, dimasukkan ke dalam tanah sepanjang 30cm, selebihnya 20cm sebagai tanda di atas tanah,"ujar Filzah Wajdi

Di Soppeng sendiri lanjut Saiful Alam, masyarakat Kabupaten Soppeng sangat antusias dengan program ini, terbukti di Kabupaten Soppeng tahun ini kita memasang 2000 Patok di Kelurahan Salokaraja

" Program ini sangat disambut baik oleh masyarakat, dimana wilayah-wilayah tersebut merupakan Penetapan Lokasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2023," jelasnya

Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), SKPD, Camat, Lurah serta Kepala Desa se Kabupaten Soppeng.(Sar)

  • Bagikan

Exit mobile version