Pemprov Lockdown Jalur Ternak, Cegah Penyebaran Penyakit PMK

  • Bagikan
int Seorang petugas dari Dinas Pertanian dan Perternakan melakukan pemerikasaan hewan kurban di beberapa sentra penjual hewan kurban untuk mengantisaipasi adanya penyakit PMK.


Lanjut, pihaknya juga berencana segera akan melakukan vaksinasi. Dimana, Sulsel mendapat jatah vaksin PMK dari Kementerian Pertanian sebanyak 15 ribu dosis. Nurlina menyebut penyebab masuknya virus PMK di Sulsel diduga karena masuknya hewan ternak yang berasal dari daerah yang terjangkit PMK dan juga adanya jalur-jalur pemindahan hewan ternak yang tidak melalui pelabuhan resmi.


Adapun lalu lintas hewan ternak yang masuk ke Sulsel yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Maluku."Jadi ternak yang masuk ke sulsel itu biasanya dari NTB, NTT, Maluku. Karena NTB sampai bulan Mei itu sudah terkonfirmasi satu pulaunya terkonfirmasi positif, jadi kami tutuplah NTB. Tapi kan jalur-jalur perpindahan ternak bisa saja ada yang tidak melalui pelabuhan resmi. Meski sudah ditutup dari provinsi NTB, masih juga ada yang masuk karena izinnya terlanjur ada sebelum penutupan," ujarnya.


Lebih jauh, kata Nurlina, daerah lain yang berpotensi terjangkit virus PMK, yakni kabupaten Bone. Pasalnya, terdapat 4 ekor kerbau asal Toraja masuk ke Bone. Nurlina mengaku kerbau tersebut dikirim sebelum adanya ditemukan kasus kerbau terjangkit PMK. "Di Bone karena ada 4 ekor dari Toraja, karena waktu itu belum terkonfirmasi ada ciri, jadi belum ketahuan ada yang positif atau ada yang sakit itu kerbaunya dibawa ke Bone, dan sesampainya di Bone itu sakit," terangnya. (jun).

  • Bagikan

Exit mobile version