Metro

PPs UNM-Pemkab dan DPRD Sinjai Jajaki Kerja Sama


MAKASSAR, BKM — Sejumlah pejabat pemerintah kabupaten dan anggota DPRD Sinjai melakukan kunjungan kerja (kunker) di kampus Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (14/2). Rombongan diterima langsung Direktur PPs Prof Dr Hamsu Abdul Gani,MPd. Turut mendampingi Wadir 2 Prof Dr Baso Jabu,MHum, Wadir 3 Prof Dr Anshari,MHum, Kaprodi TP Dr Nurhikmah Arsal,MPd, KTU Jamaluddin dan IT Alfian.

Kepada tamunya, Prof Hamsu menyampaikan sekilas tentang PPs UNM. Ia juga menjelaskan kemungkinan jalinan kerja sama untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) staf administrasi dan tenaga kependidikan.

“Kurikulum di PPs UNM telah diubah sesuai kebutuhan masyarakat. Waktu perkuliahan semakin pendek, sehingga masa kuliah bisa cepat. Di PPs telah dilakukan kerja sama dalam bentuk MoU dan MoA, sehingga proses akademik berjalan lancar,” kata Guru Besar FT UNM.

Wakil Ketua DPRD Sinjai Sabir yang memimpin rombongan, menjelaskan maksud kedatangannya. Selain untuk mengenal lebih jauh tentang kampus PPs UNM, juga menjelaskan tentang pemberian bantuan beasiswa penyelesaian studi bagi mahasiswa berprestasi.

Menurutnya, dalam rangka seleksi pemberian bantuan dana penyelesaian studi mahasiswa S-2 dan S-3, tim seleksi perlu melakukan verifikasi pada lembaga pendidikan tempat mahasiswa pengusul. Apalagi jika ada pengusul yang mendapat aduan.

“Pada prinsipnya, Pemkab Sinjai akan memberi bantuan dana bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 asal Sinjai yang memiliki prestasi akademik. Sesuai janji politik bupati yang dialokasikan sebanyak 150 orang. Sesuai perbup, tidak boleh ada pengusul yang mendapat dua bantuan dana,” jelas Sabir.

Karena itu, kata politisi Partai Golkar ini, jika diduga ada pengusul yang telah mendapat beasiswa dari pihak lain, maka otomatis tidak memenuhi syarat. Kedatangan di PPs untuk menverifikasi calon pengusul.

Ditambahkan Asisten 1 Pemkab Sinjai Dr Mukhlis Isma, bantuan yang diberikan harus adil dan. Tidak boleh calon mendapat dua bantuan dana. ”Tujuannya agar ada pemerataan, sehingga banyak yang mendapat bantuan,” ujarnya.

Selain Wakil Ketua DPRD Sinjai dan Asisten 1 Pemkab Sinjai, hadir pula dalam kunker Ketua Komisi I Jamaluddin, Kabag Hukum Muhtar, anggota DPRD Muhammad Takdir, dan tim seleksi berkas pengusul bantuan dana penyelesaian studi. (rls)



Comments

To Top