Metro

Sempat Mengambang, Hari Ini Caleg PPP Dilantik


MAKASSAR, BKM– Rahmat Taqwa Qurais akhirnya dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, hari ini, Jumat (14/2).
Pelantikan Rahmat sempat tertunda setelah ia berurusan dengan hukum dalam kasus narkoba.
Khawatir akan adanya aksi protes, yang menuntut agar Rahmat mundur, Sekertariat DPRD Makassar memperketat pengamanan dari unsur kepolisian dan Satpol PP.
Sekretaris Dewan DPRD Makassar, Andi Saldy mengatakan, pelantikan Rahmat sudah dipersiapkan DPRD Makassar dan pelantikan akan dilakukan pada Jumat (14/2) pukul 10.00 wita.
Pelantikan tersebut, tambah Saldy, sudah sesuai dengan SK yang diterimanya untuk melakukan pelantikan salah satu calon anggota legislatif dari Fraksi PPP.
“Usulannya itu kan langsung dari partainya, kita lakukan pelantikan atas SK yang kami terima. dia sudah ajukan ke pemerintah kota dteruskan ke gubernur, kami terima besok (hari ini) kita lantik. Pelantikannya pun sama dengan dewan yang lain, semua keluarganya kami undang,” ungkapnya di DPRD Makassar, Kamis (14/2).
Mengenai pengamanannya sendiri, Saldy sendiri tidak mengetahui detail jumlah aparat yang akan diturunkan pihak kepolisian. Namun pelantikan untuk Rahmat lebih diperketat, sebab dikhwatirkan ada massa yang akan menggelar aksi demo pada saat pelantikan.
“Iya kita sudah bermohon ke kepolisian mengamankan proses pelantikan sampai selesai. Karena kita tahu bbeberapa kali massa dari mahasiwa dan kelompok masyarakat demo kesini meminta DPRD tidak melantik beliau,” bebernya.
Rahmat caleg dari daerah pemilihan(Dapil) II meliputi Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Kecamatan Bontoala itu baru bisa dilantik setelah lima bulan usai pelantikan 49 anggota dewan lainnya pada September 2019 lalu.
Menurut Ketua Bamus DPRD Makassar, Andi Suhada Sapaile, pelantikan RTQ dinilai tidak mengalami masalah, pasca dewan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli bagian hukum di Bamus. Sehingga sebagai pertimbangan tersebut, pelantikan RTQ tidak bisa lagi ditunda, bahkan kelengkapan berkas telah memenuhi syarat dilakukannya pelantikan.
“Sebelumnya kita sudah konsultasikan itu bersama tim hukum, atas dasar itu dan melihat berkasnya memenuhi, yah kita jadwalkan pelantikannya. Karena tidak ada pemecatan dari partai, dan dari pengadilan menyurat ke partai kalau memang sudah bisa dilantik,” jelasnya.
Sebab pelantikan yang dilakukan tersebut, kata Wakil Ketua DPRD Makassar ini, bukan atas dasar kemauan DPRD, sebab sudah ada legalitas hukum yang mendukung untuk dilakukannya pelantikan tersebut. Namun ke depan PPP sebagai partai pengusung Rahmat ingin melakukan PAW setelah dilantik, itu menjadi urusan partai. (ita)



Comments

To Top