Kriminal

Takut Ditembak, Arman Menyerahkan Diri


Arman Saifudin Malu alias Arman

MAKASSAR, BKM — Arman Saifudin Malu alias Arman (27), tersangka dalam tindak pidana pencurian motor (Curanmor), akhirnya menyerahkan diri. Pasalnya, Arman takut mendapat tindakan tegas aparat kepolisian Polsek Panakkukang.

Dari tangan Arman ini, petugas kepolisian menyita barang bukti berupa satu unit motor Xeon warna putih merah dengan nomor polisi DD 6053 UC, satu unit helm KYT warna hitam, satu unit helm warna merah, dan dua buah vocer perdana XL.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari pengaduan tindak pidana pencurian motor pada Rabu, 5 November 2019 lalu yang diterima anggota Resmob Panakkukang.

Aduan itu kemudian ditindaklanjuti Unit Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit II Reskrim, Ipda Fahrul turun melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka teridentifikasi. Hanya saja, aparat kepolisian saat mendatangi kediamannya di Jalan Monginsidi, orang yang dikantongi identitasnya itu tak berada di tempat,” kata Kompol Jamal.

Meski demikian, perburuan tetap dilakukan. Tim Resmob melakukan koordinasi ke pihak keluarga terduga pelaku dan menyampaikan pihak keluarganya agar Arman menyerahkan diri sebelum petugas kepolisian mengambil tindakan tegas.
”Hasil koordinasi terhadap keluarga terduga pelaku, yakni Arman, berbuah hasil hingga keluarganya keesokan harinya menghubungi anggota Resmob yang selanjutnya Arman menyerahkan diri pada Selasa (11/2),” terang Kompol Jamal.

Penuturan tersangka mengakui kalau dirinya telah melakukan pencurian enam buah vocer kuota XL. Dalam menjalankan aksinya, Arman tidak sendiri. Namun ia bersama rekannya berinisial X yang kini masih buron.
”Tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian enam buah vocer. Selain itu, dia juga menyebutkan identitas rekannya yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), kemudian Arman sendiri peranannya selaku joki sementara inisial X yang memetik barang korban di sebuah konter di Jalan Adhiyaksa. Kini, Arman meringkuk di dalam sel, sementara rekannya masih buron,” pungkas Kapolsek. (ish/mir/c)



Comments

To Top