Headline

Pembegal Ojek Daring Dihadiahi Timah Panas


MAKASSAR, BKM — Wahyu yang merupakan tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas), kini mendekam di balik sel Mapolsek Tamalate. Kakinya terbalut perban putih setelah mendapat tindakan tegas aparat kepolisian.
Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin, mengatakan Wahyu terpaksa mendapat tindakan tegas dengan timah panas saat proses pengembangan penunjukan barang bukti kejahatannya dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Ia melakukan perlawanan dan kemudian mencoba melarikan diri.
”Ketika ditangkap, kemudian diinterogasi. Wahyu mengakui dirinya melakukan pembegalan tehadap seorang ojek online. Aksinya itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial beberapa hari lalu,” terang Kapolsek, Rabu (12/2).
Korban pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Tamalate. Laporan tersebut ditindaklanjuti Unit Resmob Polda Sulsel dipimpin Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Edy Sabhara MB.
Hasil penyelidikan berbuah hasil. Tersangka teridentifikasi dari kamera pengintaian CCTV, dan diketahui salah satu dari tiga tersangka adalah seorang warga Cilallang, Kecamatan Rappocini. Tim Resmob Polda Sulsel pun mengepung persembunyiannya dan berhasil mengamankan seorang lelaki yang mengaku bernama Wahyu.
Perwira satu bunga melati di pundaknya ini melanjutkan, setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Selanjutnya ia digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti kejahatannya. Namun saat di perjalanan, muncul akal bulus tersangka.
Ia melakukan perlawanan sehingga lepas dari kawalan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mencoba melarikan diri. Meski begitu, petugas masih melakukan upaya persuasif dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali.
”Tiga kali tembakan peringatan ke udara. Namun tersangka tak menggubrisnya. Dengan terpaksa dilumouhkan dengan tembakan di bagian kaki,” jelasnya.
Seketika itu juga tersangka tumbang. Setelah tak berkutik, petugas kepolisian mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Sementara itu, Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Edy Sabhara MB, menambahkan bahwa aksi tersangka Wahyu terungkap setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan aduan korban ke Polsek Tamalate.
Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya, bahwa dirinya yang telah melakukan aksi begal di wilayah hukum Polsek Tamalate. Tepatnya di Jalan Traktor.
Dalam rekaman kamera CCTV, Wahyu bersama tiga rekannya mencegat korban. Ada pula di antara yang menarik kerah baju korban. Juga mengancam menggunakan pisau dan busur panah.
”Tersangka sebelumnya mengaku sebagai joki. Meski begitu, dia kita amankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Kanit Resmob Polda Sulsel. (ish/rus)



Comments

To Top