Gojentakmapan

Mensos Resmikan Gedung Balai Napza Takalar


TAKALAR, BKM — Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Juliari Peter Batubara, berada di Kabupaten Takalar. Tepatnya di Desa Pattoppakang, Kecamatan Mangngarabombang, melakukan kunjungan kerja dalam rangka meresmikan loka rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV ‘Pangurangi’.
Selain meresmikan gedung balai rehabilitasi pecandu Narkoba, Mensos Juliari juga menyerahkan bantuan sosial berupa program kartu sembako tahun 2020.
”Loka ‘Pangurangi’ ini merupakan salah satu dari lima lembaga rehabilitasi sosial penyalahgunaan Napza yang dibangun dan dikelola kementerian sosial. Empat gedung rehabilitasi berada di Jawa Barat, Medan, dan Jakarta. Karena lembaga ini milik pemerintah pusat, maka Loka ini adalah lembaga nasional,” kata Juliani P Batubara, Rabu (12/2).
Mensos dalam.kesempatan tersebut mengatakan, Loka ini memberikan pelayanan bukan hanya kepada penduduk Sulawesi Selatan (Sulsel), tetapi bangunan tersebut juga diperuntukan masyarakat dari luar Provinsi Sulsel.
”Bantuan ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan, dan memberikan gizi yang lebih seimbang kepada masyarakat untuk mencegah munculnya stunting,” jelasnya.
Pencegahan stunting melalui program Sembako, kata Juliari, dilakukan dengan pemanfaatan bahan pangan oleh KPM untuk pemenuhan gizi dimasa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dimulai sejak ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 6 sampai 23 bulan.
”Saya hanya mengingatkan para penerima program Sembako untuk membelanjakannya hanya untuk konsumsi makanan bergizi. Khususnya bagi para ibu hamil, konsumsilah makanan dengan nutrisi tinggi. Stunting harus kita perangi bersama.” urainya lagi.
Hadir mendampingi Mensos, masing-masing Wakil Bupati Takalar, H Achmad Se’re, Sekretaris Kabupaten Takalar, H Arsyad Taba, Kepala Dinas Sosial PMD Takalar, Dirham DS, dan beberapa Dirjen kementerian sosial. (ira/mir/c)



Comments

To Top