Headline

Besuk Keluarga di RS, Tewas Mengapung di Sungai


Peristiwa Sedih Warga Pinrang di Sidrap

SIDRAP, BKM — Sesosok mayat lelaki ditemukan dalam keadaan terapung di aliran sungai Bila-bilae, Kampung Lonro, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Rabu (12/02) pukul 09.45 Wita.
Mayat yang tidak mengenakan pakaian itu pertama kali terlihat oleh Mustakim (28), warga asal Jalan Andi Sololipu, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Saat itu dia berjalan di pinggiran sungai Bila-bilae dan melihat sesosok mayat yang terapung. Ia kemudian memanggil warga lain untuk memastikan mayat tersebut.
Sosok yang belakangan diketahui bernama H Akin (60), beralamat di Kampung Barakasanda, Desa Maritengngae, Kecamatan Suppa, Pinrang itu langsung dievakuasi ke RSUD Nene’ Mallomo.
Kapolsek Maritengngae Iptu Abd Samad mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap mayat yang ditemukan di aliran sungai Bila-bilae itu.
“Kami masih menyelidiki penyebab kematian korban. Untuk sementara diduga duga meninggal akibat tenggelam di aliran sungai Bila-bilae,” ujarnya, kemarin.
Istri korban Hj Darmisa (53), mengatakan bahwa sebelumnya pada Selasa (11/2), korban bersama dirinya dan anaknya berangkat ke Sidrap. Tujuannya untuk menbesuk keluarganya yang sedang sakit di RSUD Nene’ Mallomo Sidrap.
Pada Rabu (12/2) dinihari pukul 03.00 Wita, korban meninggalkan RS Nene’ tanpa sepengetahun keluarganya. ”Tidak diketahui pergi ke mana. Dia juga tidak menggunakan baju. Sehingga kami melapor ke Polsek Maritengngae,” ujar Hj Darmisa.
Ia mengakui bahwa suaminya pikun. Saat ditemukan di sungai, polisi tidak mendapati tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. (ady/c)



Comments

To Top