Kriminal

Ancam Pedagang Nasi di Boulevard, Pria Bertato Naga Dibekuk


BKM/ISHAK DIBEKUK -- Tersangka pemerasan Syaril Iyo alias Howa sesaat setelah dibekuk tim Resmob Polsek Panakkukang.

MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian menggiring seorang pria bertato naga ke sebuah ruang Posko Resmob Polsek Panakkukang. Kepada polisi, pria itu menyebutkan identitasnya bernama Syaril Iyo yang akrab disapa Howa (59), berdomisili di Jalan Sukaria.

Howa mengatakan, dirinya sampai berada di kantor polisi atas perbuatannya yang telah melakukan pemerasaan dengan cara mengancam korban saat meminta uang keamanan kepada para pedagang yang berjualan di area Boulevard.

Sementara itu, Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman, menjelaskan, penangkapan Howa berdasarkan aduan yang diterima Mapolsek Panakkukang yang terlampir dengan laporan pengaduan/09/II/K/2020/Sek Panakkukang Polrestabes Makassar.

”Dari aduan itu, sehingga tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit II Reskrim, Ipda Fahrul turun melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan identitas terduga pelaku berhasil dikantongi. Dari keterangan pedagang di lokasi itu mengaku diancam dan diperas tersangka untuk membayar uang pengamanan,” kata Kapolsek menirukan keterangan dari sejumlah pedagang di kawasan Boulevard, Rabu (12/2).

Dari lokasi itu, petugas kemudian menguber tersangka pada Selasa (11/2). Tersangka telah diketahui bersembunyi di sebuah rumah di Jalan Sukaria.
”Sebuah rumah di Jalan Sukaria dikepung. Dari balik pintu keluarlah pria bernama Syaril alias Howa. Dia lalu digelandang ke Posko Resmob untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. Dari keterangan Howa, dirinya mengakui laporan para korban. Bahkan dirinya menyebutkan memeras korban untuk membayar Rp400 ribu perbulannya. Bila permintaannya tidak dituruti, ia akan merusak mobil korban,” kata Kapolsek. (ish/mir/c)



Comments

To Top