Kriminal

Pembegal Ojol Diciduk, Tiga Rekannya Buron


MAKASSAR, BKM — Seorang pria dengan tangan terborgol digiring dari Posko Resmob Polda Sulsel ke Mapolsek Tamalate guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan kasusnya.

Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Edy Sabhara MB, mengatakan, pria yang digelandang ke Polsek Tamalate itu adalah tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (Curas).
”Dia (Wahyu) adalah tersangka Curas yang santer disebut begal. Itu terungkap setelah dari hasil penyelidikan dilakukan dari aduan yang kami tindaklanjuti dengan nomor aduan: 08/2020/Polsek Tamalate/Restabes Makassar. Hasilnya terkuak bahwa Wahyu berdasarkan dari rekaman CCTV yang viral di media sosial,” terang Edy.

Berdasarkan hasil interogasi, kata Kompol Edy Sabhara, warga Jalan Cilallang itu mengakui perbuatannya bahwa betul dirinya yang telah melakukan aksi begal di wilayah hukum Polsek Tamalate tepatnya di Jalan Traktor.
”Dalam tayangan kamera CCTV itu juga. Dia bersama tiga rekannya disebutkan itu yang kini masih buron. Di antara mereka ada yang menarik kerah baju korban. Ada mengancam korban pakai pisau dan panah (busur). Namun pengakuan tersangka bahwa dirinya selaku joki. Meski demikian, tersangka diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Kanit Resmob Polda Sulsel.

Sebelumnya, sambung Kompol Edy Sabhara, kawanan tersangka berjumlah empat orang mencegat seorang korban yang merupakan ojek online (Ojol) di Jalan Traktor, Kecamatan Tamalate. Dari kejadian itu korban dalam keterangannya saat melapor mengaku bahwa ponsel merek Xiaomi warna hitam miliknya dirampas kawanan begal.

”Laporan itu kemudian dikoordinasikan pihak Polsek Tamalate ke kami (Unit Resmob) Polda Sulsel, selanjutnya kami turun menyelidiki. Hasilnya, tayangan CCTV pembegal ojek online (Ojol) yang viral itu, akhirnya salah seorang tersangka berhasil teridentifikasi. Dia adalah Wahyu salah satu dari ketiga rekannya yang sudah kami kantongi identitasnya dan masih buron, selanjutnya kami mengepung sebuah rumah pada Sabtu (8/2), di Jalan Cilallang, Kecamatan Rappocini dan berhasil mengamankan Wahyu,” jelas Kompol Edy Sabhara.
Wahyu bersama barang buktinya yang berhasil disita berupa satu unit gawai atau handphone merek Xiaomi yang diduga milik korban, satu unit motor Honda Scoopy yang digunakan saat beraksi diserahkan ke Mapolsek Tamalate untuk diproses hukum lebih lanjut. (ish/mir/c)



Comments

To Top