Headline

Lima Tersangka Proyek Stadion Bulukumba Disel


BKM/RAHMAT TAHAP DUA--Tim penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan pelimpahan tahap dua tersangka kasus dugaan korupsi renovasi stadion mini Kabupaten Bulukumba ke JPU Kejati Sulsel, Selasa (11/2).

MAKASSAR, BKM — Penyidik Kejaksaan Tingi (Kejati) Sulsel menahan lima tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan stadion mini di Kabupaten Bulukumba, Selasa (11/2).
Mereka adalah Syarifuddin selaku direktur PT Bilindo Andase, Aditya Maretinova sebagai pejabat pembuat komitmen, Insan Kereningrat dan Hendri Lesmana yang menjadi perantara proyek, serta Wilman alias Deri bin H Muchsin selaku pelaksana lapangan.
Penahanan dilakukan setelah tim penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Polda Sulsel melimpahkan berkas perkara dan tersangka ke jaksa penuntut umum Kejati Sulsel.
Penahanan juga dilakukan setelah jaksa menyatakan jika berkas perkara telah lengkap atau P-21. Syarat formil dan meteril telah memenuhi untuk ditingkatkan ke tahap penuntutan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Augustinus Berlianto Pangaribuan, membenarkan jika tim penyidik telah melimpahkan lima orang tersangka beserta barang bukti ke JPU Kejati Sulsel.
Sekadar diketahui, kasus proyek renovasi yang menelan anggaran Rp1,4 miliar tersebut bersumber dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI. Dalam proyek itu ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi, sehingga polisi menetapkan lima orang tersangka.
Menurut penghitungan tim ahli dari BPKP Sulsel, akibat perbuatan para tersangka negara dirugikan hingga Rp800 juta. Mereka dianggap mengerjakan proyek dengan diduga telah menyalahi spesifikasi.
“Kelima tersangkanya sudah kita tahap dua. Tadi siang (kemarin) semua tersangkanya sudah kita serahkan ke JPU,” ujar Agustinus.
Selain tersangka yang diserahkan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel, kata Agustinus, penyidik juga turut menyerahkan barang bukti kasus tersebut.
“Kita telah menyerahkan sepenuhnya tanggungjawab dan kewenangan kasus tersebut, ke JPU untuk proses lebih lanjut,” tandasnya.
Jadi sekarang, kata Agustinus, perkaranya sudah menjadi kewenangan JPU untuk dilanjutkan ke persidangan.
Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Idil, membenarkan bila kelima tersangka telah diterima JPU Kejati Sulsel beserta barang bukti perkaranya.
Idil menambahkan, saat pelimpahan tahap dua, tersangka turut didampingi tim kuasa hukum. “Setelah kita terima dan kita periksa, kelima tersangka langsung di bawa ke sel tahanan Tipikor di Lapas Makassar,” ujar Idil. (mat)



Comments

To Top