Kriminal

Berhasil Kabur, Balik Lagi, Diciduk


MAKASSAR, BKM — Seorang pria digiring ke sebuah ruang di Posko Resmob Polsek Panakkukang. Kepada polisi, pria itu lebih dulu menyebutkan identitasnya bernama Adianto, akrab disapa katanya Anto (39) beralamat di Karuwisi, Kecamatan Panakkukang.

Anto juga mengaku menyesali perbuatannya yang mengakibatkan dirinya sampai berurusan aparat kepolisian lantaran dirinya telah melakukan pencurian helm di halaman kantor gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan, Anto sebelum digiring ke Posko Resmob Polsek Panakkukang, sempat diamankan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) kantor gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang.

”Awalnya personel Polsek Panakkukang menerima informasi dari Satpol PP Provinsi Sulsel. Disebutkan, ada seorang lelaki yang diduga kerap melakukan tindak pidana pencurian pemberatan (Curat), berupa helm dihalaman kantor gubernur Sulsel. Katanya tersangka diamankan di Posko Satpol PP. Personel langsung ke lokasi lalu mengamankan tersangka. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Posko Resmob Polsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kapolsek, Minggu (9/2).

Kepada polisi, kata Kapolsek, tersangka mengakui kejahatannya bahwa dirinya kerap melakukan pencurian helm di halaman kantor gubernur Sulsel. Sebelumnya, kata tersangka, dirinya pernah diamankan Satpol PP kantor gubernur.
”Tersangka mengaku bahwa kerap beraksi mencuri helm di halaman kantor gubernur. Bahkan, sebelumnya pada bulan Desember 2019 lalu pernah diamankan Satpol PP. Namun saat itu dirinya sempat melarikan diri. Tapi wajahnya sudah dikenali beberapa Satpol PP. Meski demikian. Kala hendak menjemput rekannya pada hari Jumat siang itu  (7/2) di kantor gubernur, petugas Satpol yang mengenali wajahnya langsung menyergapnya. Saat itulah tersangka apes. Dia diamankan pihak Satpol PP dan menyerahkan ke kami untuk diproses hukum,” terang Kapolsek menirukan keterangan tersangka.

Selain itu, tersangka juga mengaku bahwa helm yang dicurinya di halaman kantor gubernur Sulsel, sudah dijual seharga Rp100 ribu.
”Pengakuannya baru sekali melakukan pencurian helm. Helm yang dicurinya itu ia jual seharga Rp100 ribu, kemudian uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya. Kini tersangka menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kompol Jamal Fatur Rakhman. (ish/mir/c)



Comments

To Top