Headline

25 Pelamar CPNS Pemprov Masuk Kategori P1/TL


CAT Digelar 28 Januari Hingga 1 Februari

MAKASSAR, BKM — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 5.393 orang. Selanjutnya mereka akan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD). Dari jumlah tersebut, terdapat 25 orang pelamar dengan kategori P1/TL.
Pelamar seleksi CPNS 2019 kategori P1/TL dijelaskan di dalam lampiran I Permenpan-RB 23/2019 huruf B nomor 21. Isi ketentuan tersebut ialah P1/TL adalah peserta seleksi CPNS 2018 yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade) SKD berdasarkan Permenpan-RB Nomor 37 tahun 2018.
Selain itu, mereka masuk dalam tiga kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.
Jadi, yang dimaksud dengan kategori P1/TL adalah peserta seleksi CPNS 2018 dengan nilai hasil SKD memenuhi passing grade (sesuai dengan PermenPAN-RB 37/2018), akan tetapi dinyatakan tidak lolos usai proses integrasi nilai SKD dan SKB dilakukan.
Sebagai informasi, dalam seleksi CPNS 2018, nilai SKD dan SKB setiap peserta dijumlahkan, dan diurutkan dari yang terbesar hingga terkecil. Kemudian, untuk penentuan kelolosan, diambil nama peserta dari urutan posisi teratas ke bawah hingga memenuhi jumlah formasi yang tersedia. Nah, peserta yang tidak lolos ketika proses integrasi tersebut dilakukan dinamakan P1/TL. 
Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel Taufik Akbar, menyebut jumlah pelamar sebanyak 6.294 orang. Dari jumlah itu, yang melakukan sanggahan sebanyak 365 orang.
“Berdasarkan aturan pelaksanaan seleksi CPNS, bahwa pelamar dengan kategori P1/TL dapat memilih mengikuti atau tidak mengikuti ujian dengan syarat yang telah ditentukan, dan sesuai data yang diolah oleh Panselnas,” katanya.
Dari 25 pelamar kategori tersebut, terdapat dua orang pelamar kategori P1/TL yang memilih tidak mengikuti SKD. Sehingga calon peserta SKD berjumlah 5.391 orang.
Taufik menambahkan, menindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor
B1007/S.SM.O1.00/2019, tanggal 1 Oktober 2019 perihal jadwal Pelaksanaan Rekruitmen dan seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, bahwa pelaksanaan Seleksi SKD dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dilakukan secara mandiri oleh masing-masing instansi yang dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
BKN melalui Kantor Regional Makassar telah melakukan survei kelayakan dan menetapkan UPT Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai lokasi pelaksanaan SKD.
“Jadwal pelaksanaan seleksi CPNS menggunakan computer asissted test (CAT) formasi 2019, untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dimulai tanggal 28 Januari 2020 sampai 1 Februari 2020,” jelasnya.
Panitia Pelaksana Daerah CPNS melalui Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulsel telah melakukan langkah-langkah persiapan, baik dari sisi administrasi, sarana dan prasarana pendukung serta koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.
Dalam pelaksanaan SKD, panitia seleksi daerah telah menyiapkan sarana komputer/laptop sebanyak 250 unit. Tahapan ini akan dilaksanakan selama lima hari, dengan jumlah peserta 5.391. Mereka akan dibagi dalam lima sesi setiap hari. sesi. Kecuali hari Jumat hanya 4 sesi. Jumlah setiap sesi sebanyak 250 peserta. Adapun jadwal dan calon peserta serta tata tertib telah diumumkan melalui website BKD Provinsi Sulsel.
Seleksi pengadaan CPNS menggunakan sistem gugur, sehingga peserta yang tidak mengikuti seleksi dengan alasan apapun dinyatakan gugur.
Peserta SKD yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas (passing grade), selanjutnya mengikuti SKB yang pelaksanaannya akan ditentukan oleh Panselnas.
Adapun materi SKD beserta passing grade, untuk tes karakteristik pribadi (TKP) passing grade 126, tes intelegensia umum (TIU) passing grade 80, dan tes wawasan kebangsaan (TWK) passing grade 65. (nug/rus)



Comments

To Top