Kriminal

Ibu dan Anak Dijebloskan ke Sel


MAKASSAR, BKM– Tiga kawanan pelaku dalam tindak pidana penadahan barang hasil curian dijebloskan ke dalam sel jeruji besi Mapolsek Tamalanrea, usai menjalani pemeriksaan di ruang unit Reskrim.

Identitas ketiga kawanan pelaku dua orang pria dan seorang perempuan. Mereka adalah ibu dan anaknya, yakni Syahrul alias Acculu ( 23) dan ibunya, Syamsiah (48). Keduanya tercatat berdomisili di Jalan H Kalla Angkasa, Kecamatan Panakkukang, dan Firman alias Emmang (27), warga Jalan Maarif, Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengatakan, ketiga kawanan pelaku dilapor korbannya seorang perempuan bernama Hanasia pada 4 Januari.
”Korban dalam keterangannya menyebutkan mengaku bahwa Ponsel miliknya merk Xiaomi MI A1 warna gold, raib digondol maling. Laporan korban terregistrasi dengan nomor STP/13/I/2020/SPKT/Restabes Mksr/Polsek Tamalanrea tanggal 4 Januari 2020,” jelas Kasat Reskrim.

Selanjutnya kata dia, tim Opsnal Polsek Tamalanrea yang dipimpin Kanit Reskrim, IPTU Amrullah Setiawan menindaklanjuti laporan korban dan turun menyelidiki pelaku pada hari Senin (13/1).

”Proses penyidikan berbuah hasil. Tim Opsnal memperoleh informasi bahwa seorang ibu rumahtangga yang diketahui identitasnya baru saja menerima gadai berupa Ponsel yang diduga dari hasil curian. Tanpa menunggu lama tim Opsnal langsung bergerak ke sebuah rumah di Jalan H Kalla. Di sana, IRT tersebut berhasil diamankan. Kemudian barang bukti itupun turut disita, setelah sebelumnya ponsel itu dikuasai anaknya, yakni Syahrul,” beber Kasat Reskrim.

Setelah barang bukti diamankan, sambungnya, ibu dan anaknya itu digelandang ke Mapolsek Tamalanrea untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
”Dari keterangan Syamsiah mengakui bahwa barang yang dikuasainya itu sebelum disita, ia telah beli dari seorang pria bernama Firman seharga Rp700 ribu. Sementara Syahrul mengaku jika Ponsel yang ia gunakan itu sebelumnya ia peroleh dari ibunya,” terang Kasat Reskrim menirukan keterangan kedua pelaku.

Nyanyian IRT itu kemudian, hari itu juga tim Opsnal bergerak melakukan pengembangan penunjukan pelaku bernama Emmang yang diketahui berdomisili di Jalan Darul Maarif.

”Sebuah rumah kos-kosan di Jalan Darul Maarif langsung dikepung. Pria yang sudah dikantongi ciri-cirinya itu pun tanpa perlawanan langsung dibekuk. Selanjutnya digelandang ke Mapolsek Tamalanrea untuk diperiksa,” jelas Kasat Reskrim lagi.
Kepada polisi, tersangka Firman mengaku bahwa Ponsel yang dijualnya ke Syamsiah berasal dari barang yang dijarahnya. Aksi pencurian itu melibatkan empat orang. Kini Emmang dan dua penadahnya meringkuk di sel. Sementara tiga rekannya buron,” tandasnya. (ish/mir/c)


Comments
To Top