Metro

Sukses Berkat Bantuan Iklan dan Promosi


Wahyuningsi Anastyias Pemilik Usaha Kopi Kurma (2-Habis)

ist KURMA--Wahyuningsi Anastyias memperlihatkan produk kopi kurmanya. Ia memulai usaha ini setelah kesukaannya memakan kurma dan ayahnya pemasok buah kurma.

BILA niat yang kuat menyertai, apapun bisa dikembangkan untuk menjadi sesuatu yang menghasilkan. Seperti yang dilakukan Wahyuningsi Anastyas pengusaha Kopi Kurma.

Laporan: ARDHITA ANGGRAENI

Wanita cantik ini memulai merintis usaha bisnis kemasan kopi kurmanya penuh tantangan. Namun karena tekadnya yang kuat, ia mampu menghasilkan omsetnya sendiri tanpa tergantung siapapun.
Perempuan kelahiran Balikpapan 25 April 1997 kepada penulis mengakui, penghasilan yang kini didapatkannya tentu hasil jerih payah selama beberapa tahun merintis usaha. Bahkan, usaha dirintisnya itu tidak didapatnya secara instan. Tentu niat terbesarnya adalah membangun brandnya sendiri dan memulai dengan hasil produksinya sendiri.
“Saya menjual usahanya itu tentu sudah banyak yang tahu, jadi kalau saya buka brand baru dengan usaha jenis yang sama itu, mulai dari nol lagi. Sementara saya mau berjuang dengan bisnis saya kedepannya, bisa produksi dan kemas sendiri jadi kosnya kemarin bisa lebih irit,” tuturnya.
Dirinya juga gencar memasarkan produknya bukan hanya untuk menggaet pembelinya, melainkan tujuan keduanya agar menginspirasi perempuan luar sana untuk berbisnis dalam hal penjualan produk yang serupa.
“Saya syukuri sampai sekarang itu, usaha ini buat saya punya prinsip dan harapan. Perlahan mulai memberikan hasil, tidak cuma untuk saya tapi bisa juga untuk para ressler saya, karena yag saya tahu semua ada pertanggugjawabannya kelak nanti. Kita tidak bisa sukses kalau tidak memulai dan mau mencoba itu sebenarnya intinya,” jelasnya.
Dimana-mana kalau bisnis online itu kuat penjualannya ada di iklan dan promosi. Tidak boleh malas dan kita harus siapa berkorban modal untuk itu. karena percuma, sebagus apapun usaha kita apalagi online ya, kalau nggak promosi, orang-orang jadi tidak pernah tahu.
Tidak hanya itu, kedepan Unni sapaan akrabnya, mengaku setelah selesai menyelesaikan studinya. Dirinya berencana membuka toko offlinenya sendiri. Karena tidak puas dengan apa yang ddapatkannya, kini ia berencana memperlebar pemasaran bisnis onlinenya. “Recana begitu mau buka store, tapi habis selesai wisuda dulu baru bisa fokusnya,” ucapnya.
Ditanya apa yang menyebabkan dirinya memulai usaha Kopi Kurma, ia menambahkan, berangkat dari kesukaannya memakan buah kurma dan ayahnya adalah seorang pengusaha kurma di Makassar. Ingin mencoba minuman yang baru dan enak, namun tetap menjamin kesehatan, dirinya menyulap biji kurma menjadi serbuk dan bisa dikomsumsi layaknya menyerupuk kopi biasannya.
“Karena belum banyak dan belum ada yang mencobanya saya putuskan menjualnya lewat online, saya belum mampu memproduksinya, sementara ini hanya menjual yang sudah dalam kemasan saja. Alasan pertama karena suka saja dan kedua saya senang mengkomsumsinya, apalagi bisa diminum kayak kopi warkop atau cafe begitu kan,” ungkapnya saat ditemui penulis di Jalan Sungai Limboto Makassar.(*)



Comments

To Top