Headline

Curat Rp697 Juta Kantor Gudang Garam Terbongkar


SIDRAP, BKM — Kerja keras polisi memburu dan mengungkap kasus pencurian pemberatan (curat) di kampung Baru, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap membuahkan hasil.
Semua pelaku pembobolan uang brankas sebesar Rp.697.542.200 milik kantor PT Surya Madiatrindo yang bernaung di bawah bendera PT Gudang Garam,Tbk ditangkap.
Penangkapan dilakukan tim gabungan Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polres Sidrap atas dasar laporan polisi Nomor:LPB/390/XI/2019/SPKT/SSL/SIDRA P tertanggal 29 Nopember 2019.
Pelapor Muh Kasim (43) adalah Supervisor Akunting PT Surya Madistrindo Sidrap, yang beralamat Perum Adam Permai Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Mereka yang dibekuk adalah Muh Tuanaya alias Ronde (44), beralamat di Gang Lappy, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Tuanaya ditangkap di tempat persembunyiannya kampung halamannya, Senin (9/12) pukul 12.20 Wita.
Di hari yang sama, tersangka Amran Mahera (37) warga Jalan Barawaja 2, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar berhasil diciduk di rumahnya. Begitu pula tersangka Tama Bin Jaja (29), buruh harian yang beralamat di Jalan Veteran Selatan,. Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
Turut pula diamankan dua orang sebagai saksi untuk dimintai keterangan. Yakni Darwin Ibrahim (44), warga Kelurahan Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Juga seorang perempuan bernama Rika Tayang (24) yang beralamat di Jalan Dr Leimena, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Pannakukang, Kota Makassar.
Adapun barang bukti yang berhasil disita, yakni uang sebesar Rp19.800.000 dari tangan Darwin. Gawai milik Muh Tuanaya, masing-masing satu buah Oppo A3S, Smartfren, Vivo, dan Nokia.
Ada juga barang bukti milik tersangka Tama, yakni sebuah dompet, satu gawai Samsung, satu buah senter dan sebuah kartu ATM yang berisi uang Rp62 juta.
Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono, mengatakan sebelumnya telah dilakukan olah TKP dan diperoleh rekaman CCTV pada saat para pelaku menjalankan aksinya.
“Kami masih kembangkan kasus ini, karena masih ada terduga turut terlibat buron dan masih pengejaran anggota,” ungkap Kapolres saat merilis kasus ini di Polda Sulsel, Kamis (12/12).
Dalam aksinya, pelaku berempat membagi rata uang hasil kejahatannya. Masing-masing mendapat Rp90 juta. (ady/rus)


Comments
To Top