Metro

Kombos Makassar Gowes Religi ke Masjid Megah Tengah Hutan


Personel Kombos Makassar foto bersama di depan masjid megah tengah hutan Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sabtu (7/12).

MAKASSAR, BKM — Viral masjid megah di tengah hutan Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, menarik perhatian mereka yang tergabung dalam Komunitas Bersepeda Orang Sibuk (Kombos). Mereka pun melakukan gowes religi ke tempat tersebut, Sabtu (7/12).

Jarak tempuh ke lokasi dari Kota Makassar kurang lebih 87 km. Belasan personel Kombos ambil bagian. Masing-masing Om Andi Homma, Om Aji Sahur, Om Hamal, Om Anwar, Om Ruslan, Om
Zakato, Om Ustas Makmur, Junior Fajri, dan Om Erwe 015. Turut serta personel Mambos (sebutan goweser perempuan Kombos), yakni Nte Santy Zakato.

Rombongan start dari markas besar Kombos di Kompleks Bumi Bosowa Permai ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar pukul 06.30 pagi. Menyusuri Jalan Minasa Upa Raya, Syekh Yusuf, Tombolo Somba Opu Gowa, lalu belok ke Jalan Andi Tonro. Selanjutnya jalan poros Malino hingga ke Bili-bili belok ke kanan ke arah Tanah Karaeng.

Selanjutnya, ke jalan poros di Kecamatan Manuju, Kecamatan Bungaya hingga ke Sapaya. Rehat sejenak di Sapaya, lalu jalan raya hingga masuk ke Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Pitstop di pelataran masjid yang indah dengan arsitektur megah sambil selfie maupun groofie. Sedangkan yang lainnya menunaikan salat sunat di dalam masjid yang indah di tengah hutan tersebut.

Om Guse selaku leaders Kombos, mengatakan gowes religi ini bertujuan mengobati rasa penasaran para goweser Kombos atas viralnya masjid di tengah hutan yang megah tersebut. ”Sekaligus menunjukkan bahwa Kombos-lah komunitas sepeda yang pertama kali menginjakkan kaki di masjid yang lagi banyak diperbincangkan oleh warganet,” ujarnya .

Ketua ORW 015 Zainal Arifin yang juga salah seorang punggawa Kombos, menyampaikan rasa takjub dan apresiasi yang tinggi serta salut dengan semangat para personel Kombos yang bisa sampai ke masjid yang indah nan megah di tengah hutan tersebut. Posisinya berada pada ketinggian 3.349 mdpl.

”Hal ini juga merupakan pembuktian kalau Kombos memang komunitas sepeda yang selalu menunjukkan skill dan prestise yang membanggakan. Termasuk dengan gowes religi kali ini, karena para goweser Kombos mampu menerabas medan jalan dengan tanjakan terjal sekira 30 persen, dan turunan curam 40 persen,” ujar Zainal yang akrab disapa Om Erwe. (rls)


Comments
To Top