Sulselbar

Polres Mamasa Tetapkan Kades Sepakuan Tersangka


Akindo: Masyarakat Harus Proaktif Awasi Dana Desa

MAMASA, BKM — Kapala Desa (Kades) Sepakuan, Kecamatan Balla, Kabupate Mamasa, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Mamasa dalam kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2017.
Penetapan tersangka Kades Sepakuan, Daniel Kapuangan, berdasarkan hasil penyidikan Polres Mamas dan laporan LSM. Dimana, Kades Sepakuan diduga telah melakukan tindakan korupsi dana desa sebesar Rp245 juta
Kasat Serse Polres Mamasa, IPTU Dedy Yulianto kepada BKM, akhir pekan lalu, mengatakan, penetapan tersangka Kades Sepakuan ini sudah memenuhi unsur diperkuat rekomendasi dari ispektorat Pemkab Mamasa.
”Apa yang kami lakukan sudah sesuai prosedur,” kata IPTU Dedy.
Ditanya apakah tersangka ditahan? Dedy mengatakan, tidak ditahan. Karena kasus korupsi itu waktunya panjang. Lanjut dikatakan, ini baru tahun 2017 yang diperiksa. Untuk tahun 2018 berdasarkan informasi dari Inspektorat Mamasa, ini juga termasuk sangat parah.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Mamasa, Yohanis, ketika ditemui BKM di ruangan sekretaris DPRD Mamasa, beberapa hari lalu, mengatakan, apa yang dilakukan Kades Sepakuan sudah tidak bisa ditolerir lagi. Penggunaan dana desa yang dia kelola amburadul dan dan tidak bisa dinilai.
”Kita bingung seperti apa itu dia mengelola dana desa. Dari tahun 2016 sampai 2018, dana desa yang dikelolanya berkisar Rp800 juta, tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi memang menjadi pelajaran kepada Kades yang lain supaya tidak main-main mengelola dana desa. Sebab dana desa itu bukan milik kepala desa, Sekdes, dan bendahara. Jangan seenaknya digunakan. Libatkan masyarakat. Jangan ada kepala desa dia sendiri yang mengelolah dana desanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Akindo Sulbar, mengimbau masyarakat yang ada di desa proaktif mengawasi penggunaan dana desa oleh perangkat desa. Laporkan kepada pihak kepolisian atau kejaksaan bila ada temuan penggunaan dana desa yang dianggap keluar dari juknis peruntukan dana desa.
”Tidak kita pungkiri di lapangangan, ada beberapa oknum kepala desa yang mengelola langsung dana desanya tanpa pelibatan masyarakat,” katanya. (dar/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top