Metro

Sempat Dua kali Gagal Membuka Usaha


Asriani Astran Nhur, Pemilik Usaha Gerai Minuman Astehe (1)

IST SEMANGAT--Asriani tetap semangat membuka gerai minumannya meski sempat gagal dua kali membuka usaha. Menurutnya, tidak ada yang berhasil tanpa dimulai dari kegagalan.

TIDAK ada yang tidak mungkin, meski kita adalah wanita. Kata-kata ini salah satu motivasi Asriani Astran Nhur dalam memulai usaha minuman Astehe. Minuman tersebut bisa dikatakan minuman khas thai tea.

Laporan: ARDHITA ANGGRAENI

Meskipun memiliki banyak saingan tidak menyurutkan niatnya memulai usaha tersebut.
Perempuan kelahiran Makassar, 19 Februari 1993 ini kepada penulis mengaku, dirinya memulai usaha ini terbilang baru sebab sebelumnya sudah ada beberapa usaha yang digelutinya.
Salah satunya bisnis fashion ditahun 2014 bersama dua temannya, namun belum bisa berjalan dua tahun harus kandas. Lalu Asriani memutuskan membuka usahanya minuman jus ditahun 2016, namun tetap saja juga menemui kendala ditahun yang sama sehinga harus terputus.
“Awalnya sudah ada dua bisnis yang saya buka, tapi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kalau bisnis fashion itu terkendala dengan modal dan tempat, lalu saya keluar dan buka usaha minuman jus buah, tapi baru setahun berjalan kembali gagal karena faktor musim dan kalau buah itu gampang rusak (busuk),” ungkapnya.
Sehingga Asriani memberanikan membuka usaha minuman franchise. Awalnya, Ia keluarkan modal sebesar Rp2,2 juta dan selanjutnya sebesar Rp650 ribu untuk modal bahan saja.
Ia menambahkan, usahanya ini tidak membutuhkan modal banyak. Sebab, Asriani hanya membuka gerai minumannya di depan rumah yang ia sulap menjadi tempat nongkrong anak muda sambil menikmati minumannya.
Diakui Anak pertama dari tiga bersaudara ini, tantangan membuka usaha baru ini juga ada, namun tidak seperti sebelum-sebelumnya. Sebab sudah melihat tren minuman yang sedang berkembang di kalangan masyarakat, meskipun hasil franchise. Belum lagi, membuat racikan yang khas kurang lebih selama satu bulan.
“Sebenarnya tidak sulit karena kita tahunya semua ada dan bahan juga saya beli jadi. Hanya saja, meraciknya itu harus pas biar enak dan beda dengan kebanyakan minuman disana. Sebulan saya coba, pasti rugi kalau salah racik dan itu harus ulang. Apalagi hasilnya tidak enak dan pahit,” bebernya.
Minuman yang dijualnya menyediakan perpaduan rasa Kopi, Teh dan Susu yang diantarannya beberapa varian Ice Ovaltine, Red Rose, Pink Rose, Thai Milk Tea, Green Tea Milk, Brown Sugar, Taro Milk, Think Thai Tea dan beberapa perpaduan rasa lainnya. Masing-masing minuman dihargai dengan ukuran yang berbeda mulai harga Rp7 ribu hingga Rp15 ribu.
“Sehari bisa habis 50-100 pouch yang beli biasanya anak-anak sekolah yang kebetulan dekat rumah juga, dipinggir jalan juga jadi enak jualannya, tidak susah juga sih,” bebernya. (ita)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top