Gojentakmapan

Operator Nindya Karya Tewas Jatuh dari Ketinggian


GOWA, BKM — Seorang pekerja Waduk Karaloe bernama Usman Dg Liang (23), tewas mengenaskan setelah terjatuh dari atas area Chute Spillway Kontruksi Pembangunan Bendungan Karaloe di Dusun Paloppiang, Desa Garing, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.
Operator alat berat ini tewas setelah alat berat Bomag yang dioperasikannya tergelincir dari bibir Chute Spillway, bendungan yang sementara dikerja. Peristiwa ini terjadi Senin (25/11) sekitar pukul 11.00 Wita.
Usai kejadian itu dan korban Usman dievakuasi, korban yang sempat dibawa ke RSUD Lanto Dg Pasewang Kabupaten Jeneponto untuk visum langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarga dan pihak proyek tempat korban bekerja. Korban kemudian dimakamkan hari itu juga di pekuburan umum kampung halamannya di Dusun Garing, Desa Garing.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, korban mengalami luka robek pada mata kiri, luka robek pada dahi (remuk), luka robek pada telinga kiri (terputus), luka mata kanan (menonjol), luka lecet pada dada, luka lecet tangan kanan, luka lecet bahu kanan dan luka lecet pada paha kiri.
Sedangkan hasil pemeriksaan kepolisian di TKP disebutkan, Usman ditemukan terjatuh dari ketinggian 6 meter dan alat Bomag yang digunakan. Saat terjatuh, korban sempat terguling bersama Bomag. Sehingga Bomagnya mengalami kerusakan pada bagian roda depan terpisah dan kondisi body Bomag hancur/penyok di beberapa bagian.
Terpisah, Azis Muhaimin selaku Humas dan kepala teknik tambang PT Nindya Karya proyek Bendungan Karaloe yang turut dikonfirmasi, Kamis (28/11) pukul 10.00 Wita, mengatakan, sekarang ini pihak manajemen sementara dalam tahap persiapan berkas pengurusan BPJS Ketenagakerjaan korban Usman.
”Kalau sekarang pihak manajemen dalam tahap pengurusan BPJS Ketenagakerjaan untuk almarhum. Kami dari manajemen kalau ada kejadian seperti ini, kami tidak tinggal diam. Tapi kami care terhadap setiap pekerja yang mengalami musibah dan insha Allah semua karyawan akan diperlakukan sama dalam hal kesejahteraan bersama,” jelas Azis Muhaimin yang juga Ketua Ormas Gowa sekaligus body guard legend Kiwal Garuda Hitam.
Terpisah, Kapolsek Tompobulu, Iptu Hasbullah yang dikonfirmasi membenarkan soal kejadian tersebut. Pihaknya pun telah melakukan langkah-langkah penanganan dengan olah TKP dan visum untuk korban. (sar/mir)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top