Headline

Bandar Keluarkan Sabu 81 Gram dari Dubur


MAKASSAR, BKM — Satu persatu terungkap modus pengiriman narkoba jenis sabu. Yang terakhir, pelaku memasukkan barang haram tersebut ke dalam ampul lalu memasukkannya ke duburnya.
Namun, upaya komplotan pengedar sabu ini berhasil digagalkan. Sabut seberat 81 gram berhasil disita. Seorang pria berinisial MR (39) diamankan. Dia beralamat di Jalan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari Bea dan Cukai Kota Makassar.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo merilis kasus ini, Selasa (19/11). Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap MR, terungkap bahwa ia membawa sabu tersebut setelah dipesan seseorang berinisial HN (38). Beralamat di Kecamatan Pituriawa, Kabupaten Sidrap.
“MR mengaku mengirim barang haramnya itu ke seorang berinisial HN yang memesan. Adapun uang diserahkam HN senilai Rp79 juta. MR ini merupakan bandar internasional jaringan Malaysia. Dia membeli barang haram itu di Malaysia seharga 4.500 ringgit dengan nilai RpRp15 juta, kemudian dijual ke HN,” beber Kabid Humas.
”Nyanyian” MR kemudian ditindaklanjuti. Aparat kepolisian melakukan pengembangan. Hasilnya, HN diketahui tengah berada di Parepare.
Tim Direktorat Narkoba Polda Sulsel yang mengetahui keberadaan buruannya itu langsung bergerak ke Parepare. Di sana polisi langsung menyergap HN. Dari tangan HN diamankan uang tunai Rp3 juta. Uang tersebut merupakan tanda jadi yang rencananya akan diberikan ke MR.
Setelah barang bukti dirampungkan di lokasi, pelaku dan barang buktinya digiring ke Mapolda Sulsel untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.
Menurut HN, barang yang dipesannya ke MR itu rencananya akan diedarkan di Kota Makassar. Beruntung, aksinya digagalkan. Kini MR dan HN mendekam di sel tahanan Polda Sulsel.
Gusmiadirrahman selaku Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Makassar yang hadir dalam rilis kasus, kemarin memberi penjelasan. Berawal dari kecurigaan pihaknya terhadap pelaku yang menumpang pesawat dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Kota Makassar.
Saat itu, pihaknya mencurigai gelagat MR. Ia kemudian diamankan, lalu dilakukan penggeledahan badan. Hanya saja, saat diperiksa tidak ditemukan barang bukti. Tapi kuat dugaan barang tersebut disembunyikan pelaku di dalam tubuhnya. Dia lalu digiring untuk menjalani pemeriksaan X-Ray.
”Kami selanjutnya berkoordinasi dengan Ditnarkoba Polda Sulsel. Kemudian MR dibawa ke RS Akademis untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Belum sampai di rumah sakit, MR tetiba mengeluarkan dua gulungan ampul kristal sabu dari duburnya. Barang haram tersebut kemudian ia pegang.
”MR tetap dibawa ke rumah sakit untuk mengetahui apakah tidak ada lagi barang serupa disembunyikan dalam tubuhnya. Pemeriksaan dengan sistem x-ray tidak lagi menemukan,” pungkasnya. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top