Gojentakmapan

Puluhan Anggota TNI Berjaga di Kantor Bupati Takalar


TAKALAR, BKM — Puluhan anggota TNI bersenjata lengkap yang dilengkapi sejumlah peralatan tempur, ternyata tidak menyurutkan langkah warga Pammukkulu, Desa Kale’ Komara, Kecamatan Polongbangkeng Utara untuk mendatangi kantor bupati Takalar, Kamis (7/11).
Massa yang dipimpin Abdul Bani dan Muallim Bahar, tetap menggelar aksi unjukrasa di depan kantor yang ditempati H Syamsari Kitta dan H Achmad Se’re bekerja. Sebelumnya, konflik tak terelakkan terjadi antar kedua kubu hingga menewaskan sejumlah korban jiwa.
Juga, sejumlah orang luka-luka termasuk warga yang sedang melintas dan terkena lemparan batu dari pengunjuk rasa. Tak terkecuali wanita hamil dan lansia yang juga harus dievakuasi karena terjebak dalam kepungan massa. Bahkan, pengunjuk rasa membawa senjata tajam berupa parang, panah, serta bom molotov,
Bentrok rekayasa tersebut merupakan simulasi Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) yang diadakan Kodam XIV/Hasanuddin yang difokuskan di Kabupaten Takalar. Di tengah simulasi tersebut yang terlihat kian memanas, H Achmad Se’re didampingi Sekkab Takalar, H Arsyad Taba bersama Forkopimda Takalar, mencoba menenangkan massa dan meminta agar tidak anarkis.
Karena selaku pemerintah, akan mencari solusi terbaik terhadap kedua belah pihak agar mencapai kesepakatan. ”Kita tidak berpihak ke salah satu pihak. Pemerintah di sini memberikan solusi permasalahan yang membuat kedua pihak bentrok. Selaku pemerintah, kami meminta masyarakat tenang dan membicarakan permasalahan melalui musyawarah. Karena jika kita bentrok, itu akan membuat orang-orang takut untuk berinvestasi di sini. Jadi kita serahkan semua permasalahan ke pihak aparat hukum,” kata Achmad Se’re.
Usai melaksanakan simulasi tersebut, puluhan perwira TNI bergeser ke rumah jabatan wakil bupati Takalar untuk dijamu makan siang. (ira/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top