Headline

Bentrok Antarfakultas di UNM, Dua Terluka


MAKASSAR, BKM — Mahasiswa dari dua fakultas di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung terlibat bentrokan. Masing-masing Fakultas Bahasa dan Fakultas Seni. Akibat kejadian tersebut, dua orang mahasiswa terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit Haji.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, petugas Polsek Tamalate dan Polrestabes Makassar langsung mendatangi lokasi sesaat setelah menerima laporan.
“Saat tiba di lokasi, mahasiswa dari dua fakultas yang terlibat bentrokan langsung dibubarkan. Selanjutnya mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar AKBP Indratmoko, Selasa (22/10).
Perwira dua bunga melati di pundaknya itu menyebutkan, dua mahasiswa yang jadi korban dalam peristiwa ini masing-masing AR dan IS. AR mendapat luka tusukan pada bagian punggung. Sementara IS terluka di bagian pinggang.
Dijelaskan Indratmoko, bentrokan tersebut berlangsung Senin (21/10) pukul 20.15 Wita. Dari keterangan saksi, saat kejadian mereka sementara duduk-duduk di dekat kantin Fakultas Bahasa sambil bermain gitar. Seorang rekannya kemudian meminta korban IS memanggil temannya untuk makan.
IS lalu berteriak memanggil temannya yang kebetulan berada di fakultas. Di saat bersamaan lewat pelaku bersama pacarnya mengendarai sepeda motor hingga timbul kesalahpahaman.
Pemotor tersebut mengira bahwa dirinya yang dipanggil, sehingga singgah dan mendatangi IS. Saat itu juga terjadi adu mulut.
Teman IS yang melihat itu langsung mendatangi pelaku. Ia bermaksud menjelaskan bahwa yang dipanggil oleh IS adalah temannya karena hendak diajak makan. Pelaku menjawabnya dengan nada mengerti. K kemudian teman korban bersalaman dengan pelaku dan meminta maaf.
Selanjutnya, sambung Indratmoko, teman IS kembali duduk-duduk di pos security Fakultas Bahasa. Tak lama kemudian ia melihat pelaku masuk ke dalam Fakultas Bahasa dengan mengendarai sepeda motor sambil berboncengan.
Ketika pelaku masuk, rekan korban mendengar suara gaduh di kantin Fakultas Bahasa. Mereka pun mendatangi kantin. Alangkah kagetnya karena melihat korban dikeroyok dan menderita luka. Kejadian itulah yang menjadi pemicu bentrokan.
Petugas keamanan kampus yang melihat keributan itu langsung menghubungi petugas Polsek Tamalate. Kapolsek didampingi Panit Opsnal Ipda Sugiman dan anggota unit Opsnal mendatangi lokasi dan membubarkan aksi keributan dua kelompok itu. (ish/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top