Metro

Home Credit: Antiribet, Tidak Berbelit-belit


Tidak bisa dipungkiri kehadiran lembaga pembiayaan sangat membantu konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan yang diinginkan. Keterbatasan dana tunai membuat sebagian besar konsumen memilih pembiayaan multiguna sebagai solusi tepat. Tidak saja produk elektronik, tetapi juga untuk kebutuhan rumah tangga seperti perlengkapan dapur dan lainnya.

Home Credit Indonesia menjadi salah satu lembaga pembiayaan populer dan makin banyak diminati. Meski usianya baru menginjak tahun keenam, perusahaan ini sudah sejajar bahkan melampaui beberapa leasing lainnya yang lebih dahulu hadir. Bahkan pada kuartal pertama 2017, lembaga keuangan ini berhasil memimpin pasar di industri pembiayaan konsumen di Indonesia.

Kemudahan memperoleh barang dan pelayanan tanpa ribet dan berbelit-belit menjadi salah satu pembeda Home Credit dibanding lembaga pembiayaan lainnya. Rasa berbeda ini dialami banyak konsumen di Makassar. Beberapa konsumen mengaku senang memilih Home Credit antara lain karena keramahan pelayan dan kemudahan memperoleh barangnya tanpa ribet dan berbelit-belit.

“Di tempat lain, sehabis akad dan bayar panjar, barangnya dua tiga hari baru bisa diantarkan. Beda di Home Credit begitu bayar panjar, barang langsung diantar hari itu juga,” kata Mursyidah, ibu rumah tangga di Makassar.

Ia menceritakan suatu hari di bulan Ramadan lalu, lemari esnya rusak. Sayuran yang disimpan di kulkas tidak bisa berusia lama. Cepat layu dan bau. Begitu juga ikan dan bahan makanan lainnya. Semua tidak bisa tahan lama. Cepat basi. Mengingat waktu itu sisa menghitung hari menuju lebaran idulfitri, setelah berunding dengan suami, ia memutuskan membeli kulkas baru.

Lalu datanglah ke Alaska, toko elektronik dan kebutuhan rumah tangga terlengkap di Makassar. Aneka pembiayaan juga tersedia di tempat ini bagi mereka yang ingin membeli dengan sistem angsuran. Setelah melihat dan memeriksa kulkas beberapa merek dan mendengar penjelasan karyawan, Mursyidah dan suami memutuskan kulkas merek Sharp. Empat pintu. Fasilitas dan aksesorinya banyak. Harganya juga agak lumayan. Di atas sepuluh juta rupiah.

Kala itu Mursyidah hanya membawa uang tunai satu juta rupiah. Karyawan penjaga kulkas itu lalu menawarkan pembelanjaannya lewat kredit. Sebelum memutuskan menggunakan jasa Home Credit, ada tawaran dari pembiayaan lainnya. Persyaratannya banyak. Selain Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), juga mesti ada slip gaji dan kartu BPJS Kesehatan. Sayangnya dokumen yang dibawa Mursyidah hari itu hanya KTP dan NPWP. Akhirnya batal. Dalam benaknya, harapan untuk memperoleh kulkas baru pupus sudah. Padahal obsesinya lemari es baru ini bisa dipakai lebaran kelak.

Saat dilanda gunda gulana, datang seorang sales Home Credit menghampiri. Sales perempuan berhijab itu menenangkan Mursyidah. Setelah menjelaskan detail produk dan prosedur kredit di Home Credit termasuk besaran angsuran, jadilah ia mengganti kulkas hari itu. Berbeda dengan pembiayaan sebelumnya, Home Credit hanya minta KTP dan NPWP. Dan ternyata angsurannya juga lebih ringan dibanding pembiayaan lainnya. Waktu itu pas ada promo bunga nol persen.

“Sebenarnya kulkas ini sudah bisa diantar ke rumah ibu hari ini. Akan tetapi ini sudah sore sehingga kemungkinan besar besok baru bisa diantar,” kata staf Home Credit kepada Mursyidah.

Esoknya sesuai hari yang dijanjikan kulkas itu datang juga. Diantar mobil pick up. Empat orang menurunkan kulkas dari atas mobil. Karena agak lebar, pintu rumah dibongkar agar sang kulkas bisa lewat. Kini, sayuran dan bahan makanan lainnya yang disimpan di kulkas Mursyidah tidak layu lagi. “Terima kasih Home Credit. Kini sayurku bisa bertahan lama dan tidak layu lagi,” katanya.

Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang menyediakan pembiayaan di toko (pembiayaan non-tunai langsung di tempat) untuk konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti alat rumah tangga, alat-alat elektronik, handphone dan furnitur.

Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom optimis perusahaan pembiayaan multiguna yang dipimpinnya bakal tetap laris di tengah masifnya kemunculan financial technology di Indonesia.

Agar tetap laris, Home Credit kini memanjakan konsumennya dengan membuat aplikasi digital di playstore. Namanya My Home Credit. Inovasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama di era digital saat ini. Aplikasi My Home Credit juga menjadi bukti komitmen dan dukungan terhadap pemerintah dalam mengembangkan inklusi keuangan dan inovasi teknologi finansial.
Dengan adanya aplikasi ini, pelanggan dapat dengan mudah mengakses sendiri informasi terbaru dari layanan Home Credit di mana saja dan kapan saja, termasuk memeriksa status pembiayaan, lokasi titik penjualan terdekat, beragam promosi, lokasi pembayaran, simulasi pembiayaan dan masih banyak lagi.

Wujud nyata komitmen Home Credit lainnya terhadap layanan pembiayaan yang terpercaya dan bertanggung jawab adalah melalui rangkaian inovasi digital Home Credit yang telah hadir dan dapat dinikmati pelanggan, yaitu layanan pembiayaan online (e-installment). Melalui layanan pembiayaan online, pelanggan dapat berbelanja secara online di situs resmi mitra yang telah bekerjasama dengan Home Credit melalui cicilan tanpa kartu kredit dengan mudah, praktis dan cepat. (fachruddin palapa)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top