Headline

Hati-hati, Tiga Orang Masih Berkeliaran


Tujuh Geng Motor Brutal Diringkus

MAKASSAR, BKM — Aksi brutal komplotan geng motor kembali memicu terjadinya kekhawatiran di tengah warga Makassar. Sebab mereka tak segan-segan melukai orang yang ditemuinya dengan menggunakan senjata tajam.
Pada Selasa (8/10) lalu, peristiwa berdarah tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Biringkanaya. Selain melakukan pembacokan secara membabibuta terhadap warga, para pelaku juga melakukan perampasan barang secara paksa.
Terdeteksi ada kurang lebih 10 orang yang beraksi ketika itu. Tiga orang menjadi korbannya dan harus mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Daya akibat luka yang dideritanya.
Tak lama berselang, tim gabungan unit Resmob (Resimen Mobile) Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, dan Resmob Polsek Biringkanaya berhasil mengungkap kasus ini. Tujuh orang berhasil diringkus. Sementara tiga lainnya kini masih berkeliaran, sehingga masyarakat harus berhati-hati.
Ada empat lokasi kawanan ini beraksi secara brutal dan begal. Masing-masing di depan Hotel Dalton Jalan, depan Mapolda Sulsel, serta kompleks Ruko KIMA Square. Semuanya berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan. Mereka juga membegal di Perumahan Hartaco Indah, tepatnya di Counter AK 29 Cell Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Tujuh orang yang telah diamankan dan kini mendekan dalam sel tahanan polisi, yakni Muh Wahyudi alias Wahyu (18), Saiful Akbar alias Akbar (17), Andi Ilham Wahyudi alias Adi (24), M Fahri alias Fahri (18), Muh Sakram alias Sakram (18), Muh Ilham alias Illang (18), dan Akbar alias Akbar (24). Polisi menyita barang bukti berupa sebilah parang, satu alat ketapel pelontar beserta satu anak panah besi.
Sedangkan tiga tersangka lainnya yang kini masih dalam perburuan, masing-masing Firman, Akbar Sako, dan Agus. Polisi memasukkannya dalam daftar pencarian orang (DPO).
Terkait kembali maraknya aksi geng motor di Makassar ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, secara tegas menyatakan pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada pelaku kriminal jalanan ini.
”Polda Sulsel akan membindak tegas siapapun yang melakukan perbuatan kriminal. Tak terkecuali geng motor. Karena mereka sangat meresahkan dan merugikan masyarakat,” tegas Dicky, Minggu (13/10).
Untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Makassar, lanjut Dicky, Polda Sulsel beserta jajarannya meningkatkan patroli di malam hari. Termasuk mengejar kawanan geng motor.
Hal itu senada dengan yang disampaikan Kapolsek Biringkanaya Kompol HA Ashari. Kata dia, pascaperistiwa pembacokan oleh kelompok geng motor di wilayah hukumnya, pihaknya menyiagakan personelnya di sejumlah titik rawan. “Kami melakukan mapping kerawanan wilayah,” ujarnya secara terpisah, kemarin.
Untuk memantau para pelaku aksi penyerangan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan, hingga Sabtu malam (12/10), kapolsek beserta jajarannya, personel Koramil, serta Satpol PP intens menggelar patroli terpadu.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, terutama yang berada di Kecamatan Biringkanaya agar tidak terprovokasi dengan berita-berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. “Sampai saat ini situasi masih tetap kondusif dan terkendali,” tandasnya. (mat/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments
To Top