Headline

Flyover tak Jadi Ditutup Total


MAKASSAR, BKM — Sejak kemarin, Kamis (10/10), pengalihan lalulintas mulai dilaksanakan akibat pengerjaan jalan tol layang di atas flyover. Sesuai hasil rapat antara WIKA Beton dengan sejumlah stakeholder terkait Selasa (8/10), penutupan akses Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di bawah flyover mulai dilakukan.
Simulasi dan pemantauan kendaraan pun dilakukan guna melihat kondisi arus lalulintas selama penutupan. Hasilnya, ternyata kemacetan cukup parah terjadi. Padahal, belum diikuti oleh penutupan flyover yang rencananya akan dilakukan Jumat (11/10) hari ini.
Melihat kondisi yang terjadi, pelaksana proyek pembangunan jalan tol Ujung Pandang Seksi III atau tol layang AP Petta Rani mengubah sedikit model rekayasa lalulintas yang sudah disepakati. Flyover rencananya tidak akan ditutup total. Di sana akan diberlakukan sistem buka tutup sesuai kebutuhan.
“Dari hasil simulasi yang dilakukan tanggal 9 (Oktober), itu ada beberapa perubahan. Jadi yang di flyover tidak ditutup total. Cuma buka tutup sesuai kebutuhan pengerjaan di lapangan,” tutur Didi melalui telepon, Kamis (10/10).
Dilanjutkan, sistem buka tutup di jalur flyover sifatnya kondisional. Saat proses pengangkatan box girder, baru ditutup. Proses ini berlangsung sekitar 10 menit setiap kali pengerjaan dilakukan.
“Jadi ditutup hanya saat menggeser box girder melewati flyover baru kita tutup. Paling sekitar 10 menit baru dibuka lagi,” imbuh dia.
Didi menambahkan, penutupan total justru terjadi di bawah jalur flyover. Tepatnya, di Jalan AP Petta Rani menuju ke arah Jalan Tol Reformasi. Pada opsi sebelumnya, pada jalur tersebut direncanakan tetap dibuka.
“Yang di bawah flyover itu ditutup total dari arah Petta Rani mau ke tol reformasi sama ke arah Jalan Barawaja. Seharusnya kan bisa lurus, tapi kami tutup. Karena kalau misalnya kami tetap buka, itu nanti krodit,” urai Didi.
Dengan penutupan pada jalur penghubung dua jalan itu tadi, Didi menawarkan rekayasa lalin alternatif. Bagi pengendara dari arah Jalan AP Petta Rani yang hendak ke Jalan Tol Reformasi atau Jalan Barawaja, maka terlebih dulu belok kiri masuk ke Jalan Urip Sumoharjo.
Selanjutnya, dari Jalan Urip Sumoharjo belok kanan u-turn depan Rumah Sakit Awal Bros. Kemudian masuk belok kiri ke arah Jalan Tol Reformasi.
“Hari ini sudah mulai diaplikasikan. Memang macet, tapi tidak semacet rencana kemarin,” tandas Didi.
Sebelumnya, Manajer Konstruksi Proyek WIKA Beton Mochtar Yunus menjelaskan, proses pemasangan box girder, mulai dari tahapan launching hingga lifting diperkirakan akan memakan waktu minimal lima hari dan maksimal tujuh hari.
“Tapi kalau pekerjaan lancar, sekitar lima hari lah semua sudah rampung,” ungkap Mochtar Yunus.
Dia menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan dimulai pada Kamis pagi. Karena semua alat maupun box girder akan dinaikkan, maka otomatis Jalan Urip Sumoharjo yang berada di bawah fly over sudah ditutup. (rhm/rus)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top