Gojentakmapan

Empat Warga Pemilik 300 Detonator Diamankan


PANGKEP, BKM — Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pangkep berhasil mengamankan empat warga Pulau Balang Lompo, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep. Keempat warga tersebut diamankan bersama 300 detonator sebagai bahan peledak (handak).
Para pelaku yang juga penjual detonator untuk bahan peledak bom ikan itu, masing-masing Syarifuddin (34), Darwis (40), Gaffar ( 36), ketiganya warga Makassar, dan Jufri (36), warga Liukang Tupabbiring. Mereka ditangkap di perairan Pulau Balang Lompo, Kecamatan Liukang Tupabiring, beberapa hari lalu.
Petugas Satpolair tidak hanya mengamankan detonator rakitan yang siap ledak. Juga satu unit kapal KM Nelayan Arti Buana dengan 5 buah handphone serta uang tunai Rp2.500.000, ikut disita para petugas dari tim Satpolair Polres Pangkep.
Kasat Polair Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi, dalam gelar press release di kantor Satpolair Polres Pangkep di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Senin (7/10) mengatakan, penangkapan keempat warga ini dilakukan saat melakukan patroli di perairan Pulau Balang Lompo, Kecamatan Liukang Tupabiring.
”Saat itu pihak Satpolair melihat keberadaan satu kapal motor nelayan yang mencurigakan. Dan kita melakukan pengejaran serta pemeriksaan. Di atas kapal tersebut ditemukan detonator rakitan sebanyak 300 buah,” kata Deki.
Berdasarkan keterangan pelaku detonator yang berasal dari Kota Makassar, lanjut mantan Kasat Narkoba Polres Barru ini. Mereka mengaku akan menjual di wilayah Pangkep dengan harga bervariasi.
”Keempat pelaku terancam UU darurat 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, akibat aktivitasnya sebagai pemakai bahan peledak, perakit dan penjual,” pungkasnya. (udi/mir/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top