Headline

Istri Legislator Korban KDRT Mengaku Diteror


PAREPARE, BKM — Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Hj Fitriani Arisman, mendapat perhatian dari aktivis perempuan Kota Parepare. Andi Nilawati selaku ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Anak (P2TP2A) Parepare mendampingi Fitriani saat dimintai keterangannya di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Parepare, Selasa (8/10).
Pukul 13.00 Wita, korban menjalani pemeriksaan. Permintaan keterangan dilakukan penyidik Bripda Sri Ayu Sasmita. Fitriani menjelaskan kronologis kejadian dugaan KDRT oleh suaminya yang juga anggota DPRD Parepare H Muliadi.
Sejak peristiwa penganiayaan yang dialaminya pada Selasa (8/10), Fitriani mengakui mendapat teror. Juga ada intervensi dari orang dekat suaminya, yang meminta agar proses kasus ini tidak dilanjutkan.
Andi Nila yang melakukan pendampingan atas kasus ini, menyatakan siap mengawal dan melindungi korban dari intervensi atau tekanan teror dari pihak pelaku. Kasus KDRT yang dialami korban bukan saja dari segi fisik, tapi juga psikis. Ia mengalami trauma atas perlakuan suaminya sendiri. ”Kami akan kawal kasus ini secara profesional,” ujarnya.
Kanit PPA Polres Parepare Aipda Dewi, mengatakan pihaknya sudah mengambil keterangan korban untuk dibuatkan BPA. ”Proses pemeriksaan sementara berlangsung,” katanya, kemarin.
Saat korban dimintai keterangan oleh polisi, sejumlah kerabat H Muliadi tampak di luar ruang penyidik. Mereka menunggu selesainya pemeriksaan Fitriani. (smr/rus/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top